Showing posts with label vortex healthy water. Show all posts
Showing posts with label vortex healthy water. Show all posts

Yuk Matikan Lampu Dan Nikmati Hujan Meteor Nanti Malam



Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin mengajak masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mematikan lampu pada 6 Agustus 2016 pukul 20:00-21:00. Ada peristiwa langka yang sangat menarik disaksikan di langit yang terjadi hanya setahun sekali.
“Ayo kampanyekan “Malam Langit Gelap” (Dark Sky Night) setiap 6 Agustus pk 20.00 – 21.00 waktu setempat di seluruh wilayah Indonesia” ujar Djamaluddin melalui akun Facebook pribadinya, senin(1/8/2016).
Pada 6 Agustus malam tersebut kalau berhasil meminimalisasi polusi cahaya selama satu jam, maka akan menyaksikan fenomena langka yaitu dapat melihat Galaksi Bima Saksi dengan ratusan milyar bintang membentang dari Utara ke Selatan.

Bisa melihat rasi Angsa (Cygnus) di langit Utara dengan Segitiga Musim Panas (Summer Triangle), tiga bintang terang di sekitar rasi Angsa: Vega, Deneb, dan Altair.
Di langit Selatan dapat melihat rasi Layang-layang atau Salib Selatan (Crux) yang sering digunakan sebagai penunjuk arah Selatan. Hampir di atas kepala kita saksikan rasi Kalajengking (Scorpio) dengan bintang terang Antares.
Selain itu, bisa juga menyaksikan planet merah Mars dan planet bercincin Saturnus besanding dengan bintang raksasa merah Antares.
Untuk mengkampanyekan fenomena alam ini, secara khusus LAPAN menetapkan tanggal 6 Agustus sebagai Hari Keantariksaan. [islamedia/az]


Effek Paling Mengerikan Apabila Kurang Konsumsi Air Putih, Wajib Tahu..!!


NWN-
Tidak Berkeringat

Bagi orang yang sering berkeringat lebih, tiba-tiba tidak berkeringat sama sekali adalah tanda-tanda Anda mengalami dehidrasi ekstrem atau kurang air putih parah.

Hal ini disebabkan oleh sistem di dalam yang sedang mengatur suhu tubuh. Jika terlalu lama dehidrasi, maka bisa berakibat pada over-heating juga. Karena panas akan terperangkap di dalam tubuh dan suhu inti meningkat juga. Biasanya disebut stroke panas.
-Sering Jatuh Sakit
Tubuh akan merespon apapun yang terjadi baik minor maupun mayor. Pada kasus dehidrasi kronis, ini jelas membahayakan tubuh. Menurut penelitian, ketika organ tubuh tidak mendapatkan cukup air, maka mereka tidak akan mampu mengisi nutrisi dalam sel yang seharusnya dibutuhkan. 
-Olah Raga Apapun Tidak Berpengaruh
Jika kebetulan Anda melakukan diet atau pembentukan otot tubuh (nge-gym), Anda jelas membutuhkan banyak mineral. Apabila dalam tubuh kekurangan air, maka semua usaha diet atau fitnes tidak bakal berdampak apapun. Bahkan sekeras apapun Anda mencoba.
Pada dasarnya memang dehidrasi memperlambat metabolisme, mempengaruhi kemampuan tubuh untuk membakar lemak, dan justru mendorong konsumsi kalori berlebih.
Jika kebetulan Anda melakukan diet atau pembentukan otot tubuh (nge-gym), Anda jelas membutuhkan banyak mineral. Apabila dalam tubuh kekurangan air, maka semua usaha diet atau fitnes tidak bakal berdampak apapun. Bahkan sekeras apapun Anda mencoba.

Pada dasarnya memang dehidrasi memperlambat metabolisme, mempengaruhi kemampuan tubuh untuk membakar lemak, dan justru mendorong konsumsi kalori berlebih. 
-Bau Mulut
Air membantu menghasilkan air liur dan membantu untuk menjaga bau mulut. Ketika Anda mengalami dehidrasi, maka Anda akan menghasilkan sedikit air liur. Sehingga Anda akan bau mulut.
-Bikin Galau
Air memainkan peranan penting dalam mengatur suasana hati Anda. Air mampu meningkatkan semangat Anda sehingga tidaklah heran jika setelah minum air, maka Anda akan merasa lebih baik.

Sementara jika Anda dehidrasi, maka suasana hati Anda akan menurun. Ini membuat Anda merasa kebingungan dan galau. Hanya sedikit masalah saja, mood Anda kan berantakan.
-Kulit Menjadi Mengerikan Akibat Kurang Minum
Saat mengalami dehidrasi, maka kulit akan kehilangan elastivitas dan munculnya haris-garis halus. Pada kasus terparah akan terjadi kulit kering yang mengakibatkan pecah di sana-sini. Tidak hanya itu, jika diamati dari dekat akan terlihat tandus dan kering. Tentu akan mengganggu penampilan, bukan.

Ini menandakan bahwa air sangat penting bagi tubuh, tidak untuk metabolisme tubuh, namun juga kelembapan kulit.
-Anggota Tubuh Gemetar
Saat kekurangan cairan atau air dalam tubuh, maka sirkulasi darah dalam tubuh pun akan menurun sehingga otomatis akan membuat Anda merasa kedinginan. Ini juga berhubungan dengan poin pertama, yang mana Anda akan kesulitan untuk berkeringat. Untuk itu tetap jaga asupan mineral dalam tubuh Anda.



Tombol Yang Bikin Google Rugi 1,5 Trilyun / Tahun... Kamu Harus Tahu


NWN-Istilah yang banyak dikenal di dunia internet kalo kita mau tanya tentang suatu hal yang belum kita tahu pasti suruh nanya ke mbah google. Siapa yang tak kenal mesin pencari Google? Hampir setiap netizen di dunia pasti sekali setiap harinya menggunakan Google. Namun, tidak banyak yang tahu bila mesin pencari Google punya sebuah tombol berharga ratusan juta dolar.
Tombol itu adalah 'I'm feeling lucky' atau 'saya beruntung'. Ya, tombol yang terletak di bawah kolom pencarian di halaman utama mesin pencari Google ini berdasarkan statistik, satu tombol ini membuat Google rugi USD 110 juta atau sekitar Rp 1,5 triliun per tahun. Alasannya?
Tombol tersebut berkontribusi terhadap 1 persen pencarian Google tiap tahunnya. Nah, setiap seorang netizen menekan tombol 'I'm feeling lucky' atau 'saya beruntung' kalo pake bahasa indonesia , mereka akan langsung diarahkan masuk ke situs yang mempunyai hubungan paling dekat dengan keyword yang dimasukkan. Contoh Kita Masukan ta kunci ' VORTEX HEALTHY WATER " maka akan langsung membuka web paling dekat, silahkan dicoba
Misalnya, saat kata lipan diketik, Anda bisa langsung masuk ke laman Wikipedia yang menjelaskan soal lipan. Pencarian seperti ini membuat pengguna melewati iklan yang ada, dan secara otomatis memutus 'rantai' pendapatan Google.
Meski merugikan, Google tetap memakai tombol ini karena membuat banyak pengguna merasa terbantu dan akhirnya menjadi pengguna tetap Google. Tetapi, tombol ini mungkin tidak akan merugikan Google di masa depan, sebab Google sudah membuat fitur iklan di laman awal mesin pencari mereka.


Manfaat Minuman Bersoda Yang Sangat Membantu



Minuman bersoda yang biasanya Anda minum memang berbahaya bagi tubuh. Sering konsumsi minuman bersoda, dapat menyebabkan kekurangan mineral penting seperti magnesium, kalsium, dan vitamin. Karbonasi di soda juga dapat merusak tulang karena bersifat sangat asam.

Tetapi, tau kah Anda jika minuman bersoda dapat sangat bermanfaat untuk hal lain? Kadar asam yang tinggi di dalam minuman bersoda, dapat membersihkan karat dan peralatan lainnya. Minuman bersoda yang tersisa di rumah Anda dapat membuat rumah Anda bersih jika Anda tahu cara menggunakannya. Berikut merupakan manfaat minuman bersoda, seperti di lansir dari healthmeup.com.

Membersihkan dapur
Minuman bersoda dapat membersihkan peralatan dapur, meja, atau wastafel stainless steel yang biasa Anda temukan di dapur. Tuangkan soda langsung ke atas meja atau peralatan dapur dan biarkan kering terlebih dahulu. Soda akan membersihkan semua noda yang menempel.

Menghilangkan karat

Karat yang terdapat pada paku, baut, atau peralatan lainnya dapat dihilangkan dengan cara menuangkan soda di atasnya. Tunggu beberapa menit, lalu bersihkan dengan kain.

Menghilangkan urine

Urine hewan peliharaan yang berada di lantai pasti sangat mengganggu. Minuman bersoda yang dituangkan di atas lantai, dapat membuat menghilangkan dan mengurangi bau urine tersebut.

Menghilangkan noda di kain

Noda yang membandel di kain juga dapat dibereskan dengan minuman bersoda. Menuangkan sedikit soda, lalu menggosok dengan lembut, dan biarkan selama sejam.

Memperindah Perhiasan

Jika Anda memiliki berlian atau batu berharga lainnya, seperti rubi, zamrud, dan safir, buat perhiasan Anda berkilau dengan merendamnya semalaman di dalam minuman bersoda. Perhiasan tersebut akan lebih berkilau pada esoknya.

Menyuburkan tanaman

Manfaat soda lainnya adalah menyuburkan tanaman. Anda dapat menyiram dengan minuman bersoda sekali dalam seminggu. Mineral dalam soda membantu tanaman tumbuh dengan baik dan cepat. Minuman bersoda juga dapat membuat buket bunga lebih awet, dengan cara mencampurkan air dan soda bersama, kemudian menaburi bunga tersebut.

Minuman bersoda memang berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Tetapi, minuman ini dapat bermanfaat juga bagi kehidupan sehari-hari. Jadi lebih baik kurangi minuman bersoda, dan mulailah menggunakan soda untuk hal bermanfaat lainnya.

semoga bermanfaat
info kita


BIBIR PECAH-PECAH DAN PENCEGAHANNYA

Effek puasa terkadang bibir menjadi kering disiang hari dan ada kecenderungan bibir menjadi pecah-pecah selain effek tinggal di wilayah yang cenderung beriklim panas dan kering karena udara tropis membuat kulit setiap hari harus dirawat agar tetap sehat. Salah satu bagian tubuh yang kulitnya rentan sekali mengalami masalah adalah kulit bibir yang cenderung lebih tipis daripada bagian tubuh dan kulit lainnya.

Kondisi kulit bibir yang pecah-pecah sendiri sangat lazim terjadi pada penduduk Indonesia yang panas dan lembap. Kebanyakan penderita kondisi bibir pecah-pecah akan mengalami keluhan adanya perasaan perih di sekitar bibir hingga pecahan kulit yang robek dan mengeluarkan darah.

Bibir pecah-pecah sendiri pada dasarnya dapat terjadi karena adanya pengaruh udara sekitar penderita yang kering, ditambah dengan adanya tubuh yang mengalami dehidrasi hingga kondisi alergi terhadap bahan kimia seperti kosmetik atau bahkan pasta gigi.

Untuk melindungi bibir dari kondisi pecah-pecah yang menyakitkan, beberapa cara berikut dapat Anda terapkan.

1. Lakukan tindakan antisipasi perlindungan pada bibir Anda, terutama saat sedang berada di ruangan ber-AC yang dingin dan kering. Bibir pada iklim dingin cenderung mengalami penurunan kelembapan sehingga mudah pecah-pecah. Gunakan pelembap bibir berupa krim atau pelapis bibir lip balm yang juga dapat melindungi bibir dari matahari. Saat berada di tengah terik matahari yang menyengat, cobalah untuk menutup bibir dengan syal untuk tindakan perlindungan. Sebelum keluar rumah, selalu kenakan krim pelindung kulit bibir.

2. Awasi kebiasaan yang secara tidak sadar sering dilakukan, yaitu membasahi dan menjilat bibir. Di dalam air liur yang digunakan untuk membasahi bibir kering yang pecah-pecah, terdapat kandungan yang mudah menguap dan saat menguap dapat menyebabkan bibir bertambah kering dari sebelumnya. Hindarilah penggunaan lip balm yang diperkaya dengan rasa tertentu karena hal ini malah akan memicu para penggunanya untuk menjilati bibir.

3. Pastikan agar tubuh tidak sampai mengalami dehidrasi dan tetap mendapat cukup asupan air. Minumlah air secara teratur, minimal delapan gelas sehari agar tubuh tidak kekeringan dan memicu timbulnya bibir kering yang pecah-pecah.

4. Penderita bibir kering dan pecah-pecah juga perlu menghindari pemicu alergi, seperti pewangi dalam ruangan, pewarna buatan dalam kosmetik, produk perawatan kulit yang tidak terjamin keasliannya hingga makanan yang memang sudah diketahui akan memicu reaksi alergi sehingga bibir pecah-pecah.

5. Pastikan pula Anda lebih terbiasa bernapas lewat hidung, dan bukan melakukan pertukaran udara lewat mulut. Kebiasaan bernapas dengan mulut ini tanpa disadari memang membuat bibir lebih kering lagi.

Agar terhindar dari kondisi bibir pecah-pecah, observasi kesehatan bibir lanjutan perlu dilakukan. Setelah beberapa lama penderita bibir pecah-pecah mempraktekkan berbagai anjuran di atas, awasi apakah terjadi perubahan pada kondisi bibir pecah-pecah. Jika tidak kunjung pulih, periksakan diri Anda ke dokter untuk berjaga-jaga serta antisipasi adanya penyakit lain yang efek sampingnya membuat bibir penderitanya pecah-pecah.

Sumber: http://meetdoctor.com/


MANFAAT LAIN PUASA, BIKIN CANTIK KULIT

Apa sajakah manfaat kalau puasa bikin cantik? Simak ulasannya, berikut:
* Membersihkan kulit
Manfaat puasa untuk kecantikan adalah detoksifikasi, yakni proses pembersihan racun dari dalam tubuh. Racun pada setiap sel-sel dalam tubuh akan dikeluarkan secara bertahap selama menjalankan puasa. Detoksifikasi ini sangat bagus untuk kecantikan kulit alami Anda.
Biasanya, kulit akan berubah menjadi lebih bersih dan segar setelah beberapa lama menjalankan puasa. Hal ini tidak lepas dari proses alamiah tubuh untuk meregenerasi sel-sel yang rusak dan mati, nantinya kulit akan nampak segar, lembut, dan kenyal.
* Peremajaan sel tubuh dan memperbaiki fungsi hormon
Kulit seringkali terlihat kusam dan kering saat kita sedang berpuasa, Anda sebenarnya tidak perlu khawatir mengenai hal ini. Kulit kusam dan kering ini akan segera diganti dengan yang baru karena regenerasi sel tubuh saat puasa seperti dipercepat.
* Membersihkan jerawat
Hal ini tidak lepas dari manfaat puasa sebagai detoksifikasi. Jerawat seperti halnya racun, sehingga dengan melakukan puasa maka jerawat akan lebih dijinakkan. Regenerasi kulit berjalan baik sehingga bekas bekas jerawat bisa dihilangkan lebih cepat.
* Meregenerasi kuku dan rambut
Biasanya ketika di awal puasa, rambut akan rontok dan kuku terlihat kusam, namun dengan cepat, rambut baru akan tumbuh lebih baik dan sehat. Kuku akan diganti dengan yang lebih sehat dan berkilau alami, rambut rontok ini merupakan indikasi bahwa tubuh sedang mengalami regenerasi.
Nah, sekarang sudah tahu, kan, manfaat puasa untuk kecantikan? Selamat berpuasa bagi Anda yang menjalankannya.


BOLEHKAH BERKUMUR SAAT KITA SEDANG PUASA

Banyak diantara kita yang bertanya apakah menggosok gigi dan berkumur dapat membatalkan puasa?
Namun, tentu untuk menjawab hal itu perlu didasari oleh pendapat dari ahlinya, yaitu ahli fiqih yang memang mendalami ilmu tentang tata cara beribadah.
Berikut adalah pemaparan dari Ustadz Ahmad Sarwat, LC. dari rumahfiqih.com mengenai hukum menggosok gigi dan berkumur ketika berpuasa.
Kalau kita teliti hadits-hadits nabi, kita akan menemukan beberapa riwayat yang justru membolehkan seseorang berkumur, asalkan tidak berlebihan sehingga benar-benar ada yang masuk ke dalam rongga tubuh.
Riwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
Dari Umar bin Al-Khatab ra. berkata, "Suatu hari aku beristirahat dan mencium isteriku sedangkan aku berpuasa. Lalu aku datangi nabi SAW dan bertanya, "Aku telah melakukan sesuatu yang fatal hari ini. Aku telah mencium dalam keadaan berpuasa."
Rasulullah SAW menjawab, "Tidakkah kamu tahu hukumnya bila kamu berkumur dalam keadaan berpuasa?" Aku menjawab, "Tidak membatalkan puasa." Rasulullah SAW menjawab, "Maka mencium itu pun tidak membatalkan puasa." (HR Ahmad dan Abu Daud)
Selain itu juga ada hadits lain yang juga seringkali ditetapkan oleh para ulama sebagai dalil kebolehan berkumur pada saat berpuasa.
Dari Laqith bin Shabrah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sempurnakanlah wudhu', dan basahi sela jari-jari, perbanyaklah dalam istinsyak (memasukkan air ke hidung), kecuali bila sedang berpuasa." (HR Arba'ah dan Ibnu Khuzaemah menshahihkannya).
Meski hadits ini tentang istinsyaq (memasukkan air ke hidung), namun para ulama menyakamakan hukumnya dengan berkumur.
Intinya, yang dilarang hanya apabila dilakukan dengan berlebihan, sehingga dikhawatirkan akan terminum.
Sedangkan bila istinsyaq atau berkumur biasa saja sebagaimana umumnya, maka hukumnya tidak akan membatalkan puasa.
Maka dengan adanya dua dalil atsar ini, logika kita untuk mengatakan bahwa berkumur itu membatalkan puasa menjadi gugur dengan sendirinya.
Sebab yang menetapkan batal atau tidaknya puasa bukan semata-mata logika kita saja, melainkan logika pun tetap harus mengacu kepada dalil-dalil syar'i yang ada.
Bila tidak ada dalil yang secara sharih dan shaih, barulah analogi dan qiyas yang berdasarkan logika bisa dimainkan.
Bahkan beberapa hadits lain membolehkan hal yang lebih parah dari sekedar berkumur, yaitu kebolehan seorang yang berpuasa untuk mencicipi masakan.
Dari Ibnu Abbas ra, "Tidak mengapa seorang yang berpuasauntuk mencicipi cuka atau masakan lain, selama tidak masuk ke kerongkongan." (HR Bukhari secara muallaq dengan sanad yang hasan 3/47)
Juga tidak merusak puasa bila seseorang bersiwak atau menggosok gigi. Meski tanpa pasta gigi, tetap saja zat-zat yang ada di dalam batang kayu siwak itu bercampur dengan air liur yang tentunya secara logika termasuk ke dalam kategori makan dan minum.
Namun karena ada hadits yang secara tegas menyatakan ketidak-batalannya, maka tentu saja kita ikuti apa yang dikatakan hadits tersebut.
Dari Nafi' dari Ibnu Umar ra. bahwa beliau memandang tidak mengapa seorang yang puasa bersiwak. (HR Abu Syaibah dengan sanad yang shahih 3/35)


Tips lancar jalani puasa secara umum

Tips lancar jalani puasa secara umum untuk seorang berusia lanjut dan juga semua kalangan.
Mudah2an bisa bermanfaat.
● Saat sahur usahakan untuk membatasi asupan teh dan kopi. Pasalnya, dua asupan tsb membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.
● Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi. Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.
● Saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi kurma karena mengandung gula serat, karbohidrat, kalium dan magnesium. Dengan kurma, kebutuhan nutrisi tubuh yang hilang selama puasa perlahan dipenuhi.
● Mengonsumsi pisang saat berbuka sangat baik bagi tubuh Anda, sebab pisang merupakan sumber kalium, magnesium dan karbohidrat.
● Batasi makanan yang digoreng saat berbuka, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini karena seorang yang sudah di usia lanjut cenderung memiliki keluhan penyakit yang disebabkan lemak, seperti penyakit jantung, jantung koroner dan hipertensi.
● Batasi makanan yang lebih cepat dicerna, seperti gula. Hal ini bisa cepat mendatangkan rasa haus ditengah Anda menjalani puasa nantinya.
● Konsumsi air atau jus buah antara berbuka puasa dan sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan cairan dalam tubuh untuk Anda lancar beraktivitas esok harinya.
● Hindari terlalu banyak makanan es, karena memudahkan Anda kenyang. Dimana asupan makanan gizi yang lengkap akan menurun karena tak bisa masuk dalam tubuh.

Dari dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia


Mulutmu Harimaumu


Kata orang “Mulutmu Harimaumu, yang akan menerkammu”.
Rasulullah Shallallahu’alaihiwsallam bersabda:” Yang
dikatakan muslim itu adalah manusia selamat dari
bahaya lidah dan tangannya”.
Imam Ali Radhiallhu’anhu berkata:”Hati yang jahat
terletak pada mulutnya, dan mulut yang baik, terletak
pada hatinya”.

Terkadang kita sebagai manusia yang penuh dengan
segala kekurangan dan kelebihan, akan selalu dihadapi
dengan segala macam problematika kehidupan.Terkadang
kita menghadapi berbagai benturan yang sama sekali
kehadirannya tidak diundang dan tidak terbersit dalam
pikiran kita, dimana segala yang terjadi diluar
prediksi kita sebelumnya.

Disaat kita sedang menyupir mobil kita , tiba-tiba
ditengah jalan ada saja mobil yang menyecocos, hal ini
akan menimbulkan rasa sakit dihati kita, maka
seringnya terjadi keluar kata-kata yang kurang enak
kedengaran sama sekali ditelinga siapa saja
mendengarnya, cacian makian akan keluar dari mulut
kita dari lidah kita yang katanya tidak bertulang itu.

Ketika seorang ibu, melihat kenakalan anak-anaknya,
tanpa disadari juga keluar kata-kata yang sama sekali
seharusnya hal itu tidak pantas dikeluarkan dari mulut
seorang ibu terhadap anaknya:” Anak sialan, anak
kurang ajar, anak tak tau diuntung, bodoh..dsbnya…”,
seorang ibu kurang menyadari akan sabda Rasulullah :”
Kullu kalam addu’a, setiap perkataan itu adalah
merupakan do’a”.(Astagfirullahaladziim, semoga kita
bertaubat bila hal ini terlanjur kita keluarkan
disaat-saat emosi kita datang).

Disaat seorang istri atau suami merasa disakiti
pasangannya, tanpa disadari akan keluar cacian makian,
baik kepada pasangannya, ataupun musuhnya, semua itu
keluar dengan perasaan emosi yang amat sangat, tanpa
kita bisa menyadari, dan berusaha mencoba melatih diri
kita untuk bisa menahan emosi, karena, Rasulullah
bersabda : “ Bukanlah dikatakan berani bagi mereka
yang dapat mengalahkan musuhnya, (yang bisa merasa
memang atas sebuah pertikaian, perkelahian),Yang
dikatakan berani itu adalah mereka yang bisa menahan
dirinya ketika dalam keadaan marah”.

Kita jarang, atau kurang atau bahkan sama sekali tidak
menyadari bahwa yang dikatakan sabar atas segala
musibah adalah mereka yang bisa bersabar disaat
menghadapi problema pertama sekali datang, bukan
setelah itu. Hal ini dapat kita lihat dari sebuah
hadits, dari cerita seorang ibu yang menghadapi
musibah akan kematian keluarganya, saat itu Rasulullah
memberikannya nasihat agar bersabar, apa kata
perempuan itu pada Rasulullah, :” Anda tidak tau
apa-apa”, setelah rasulullah menghilang,
diberitahukanlah kepada [perempuan itu bahwa yang
menegurnya tadi adalah Rasulullah, dan ia datang
kepada Rasulullah, apa jawab Rasulullah:”Sesungguhnya
dinamakan kesabaran itu adalah sabar ketika menghadapi
goncangan yang pertama sekali.”


MENGAMBIL IBROH DARI NABI MUHAMMAD SAW

HR. Imam Bukhori & Muslim : dari Anas bin Malik ra berkata, suatu hari Rasulullah SAW melewati seorang wanita yang sedang menangis didepan kuburan bayinya yang baru saja wafat. Rasulullah SAW berkata kepada ibu tersebut, “bertaqwalah wahai ibu kepada Allah SWT dan bersabar”. Wanita tadi menjawab, “Pergilah kau menjauh dariku, karena engkau bukan aku yang mendapat musibah itu”. Wanita tersebut tak tahu kalau yang didepannya itu adalah Rasulullah SAW. Lalu disaat ada yang memberitahukan kepada wanita itu, bahwa yang ia hardik itu adalah Rasulullah SAW, maka pergilah wanita itu menghadap Rasulullah SAW untuk meminta maaf kepada beliau. ketika itu, Tak dijumpai oleh wanita tersebut penjaga atau bodyguard dirumah beliau. Lalu ia berjumpa dengan Rasulullah dan meminta maaf pada beliau dan mengatakan pada beliau bahwa ia saat itu tak tahu kalau itu Rasulullah. Rasulullah SAW berkata pada wanita tersebut, “Sesungguhnya sabar adalah disaat tempaan pertama”.
Ada banyak pelajaran dari hadist diatas, diantaranya :
1. Menangis ketika sedih didalam agama islam dibolehkan, dan ini tidak melanggar ketetapan agama Allah. Dihadist tersebut Rasulullah SAW hanya menyuruh si ibu untuk bertaqwa dan bersabar. Sesungguhnya hati bersedih, sesungguhnya mata mengeluarkan air mata, tetapi hati harus tetap ridho dengan ketetapan Allah SWT. Sudah sifat manusia apabila sedih menangis. Yang Haram dan salah adalah melakukan sesuatu yang melebihi daripada menangis. Misalnya menangis sambil berteriak2 hingga pingsan dan menjambak rambut, memukul2 badan, merobek pakaian. Karena semua itu menandakan qt tidak ridho pada keputusan Allah SWT.
2. Agama islam tidak pernah mensyariatkan sesuatu yang bertentangan dengan jiwa manusia. menangis dan bersedih adalah suatu yang fitrah untuk jiwa manusia yang memang bersifat lemah. namun, Hukum Allah / ketetapan Allah SWT adalah bagaikan rel dalam kehidupan ini. Jangan sampai qt keluar dari hukum tersebut jika tidak ingin celaka.
3. Nasehat harus tetap tegak dalam kondisi apapun. Didalam surat Ali Imran : 110 dijelaskan, bahwa kebaikan umat islam adalah apabila amar ma’ruf nahi munkar. Dinegeri qt saat ini amar ma’ruf nahi munkar sangat tidak berjalan dengan baik. Hukum untuk sebuah umat, ada dalam angka mayoritasnya. mari qt berbuat semampu qt untuk amar ma'ruf nahi munkar.
4. Taqwa adalah solusi dalam seluruh urusan dan masalah. Jadi, disaat qt ditimpa musibah atau masalah, bertaqwalah. orang yang bertaqwa tentu akan sabar. Mayoritas ulama mengatakan bahwa taqwa adalah mengerjakan perintah Allah dan meninggalkan larangan Allah. Maka, jika qt kembali kepada taqwa, qt akan kembali kepada kejayaan islam. Jika qt mengabaikan ketaqwaan, maka islam akan tetap tertindas.
5. Sabar adalah solusi dalam kesedihan. Sabar itu adalah ridho dengan taqdir Allah SWT. Kembalikan semuanya kepada Allah SWT. Ada dua bab yang sering dicampur adukkan oleh kaum muslimin, padahal ia adalah dua hal yang berbeda. Kedua bab tersebut adalah sabar dan menahan amarah. Sabar harus diperbanyak, menahan amarah jangan sering2 karena bisa menyebabkan darah tinggi. Marah dan emosi itu awalnya adalah kegilaan, akhirnya adalah penyesalan. Tidak ada yang lebih baik dari seorang muslim jika ditimpa musibah kecuali sabar. Sifat yang sangat beruntung yang dimiliki oleh seorang muslim adalah sabar dan syukur.
6. Orang yang melakukan kesalahan tanpa sadar, maka itu tidaklah dosa. Ketidaksengajaan bersalah dapat dimaafkan. namun, qt harus sellu menimba ilmu untuk mengetahui kebenaran.
7. Apabila nasehat qt tidak diterima orang, jangan marah. Alangkah sedikitnya orang yang punya akhlak seperti ini. Target dakwah para rasul hanya menyampaikan dan bukan membuat orang lain berubah. Soal perubahan hanya Allah SWT yang punya haq. Keberhasilan dakwah bukan dilihat dari banyak pengikutnya. Hati seseorang itu milik Allah, bukan milik qt. Tidak ada yang sia2 didalam dakwah jika qt lakukan dengan ikhlas. Ketika berdakwah, target qt adalah qt harus bisa menyampaikan yang haq dengan cara yang terbaik, dengan kata dan akhlak yang terbaik. Urusan selanjutnya serahkan pada Allah SWT.
8. Hendaklah seorang muslim dan muslimah suka dan mudah menerima udzur (Alasan) seseorang. Jika seseorang datang pada qt meminta maaf dan menyatakan keudzurannya, maka terimalah permintaan maaf itu dan lakukan hal terbaik setelah itu. Sifat orang mu’min itu, hendaklah ia berbuat lain kepada orang seperti ia ingin orang itu berbuat hal yang sama kepadanya. Bercerminlah kepada diri sendiri. Bersikaplah kepada orang seperti orang yang akan bersikap seperti qt.
9. Hendaknya para penguasa membuka pintu dengan rakyatnya. Inilah kepemimpinan yang ideal dalam umat Islam. Jangan buat pembatas antara qt dengan bawahan qt. dalam sejarah kehidupan manusia, ada lima manusia yang hidup tanpa pengawal pribadi. Mereka adalah rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.
10. Sabar itu dinilai diawal datangnya musibah.
mudah2an bermanfaat ya teman... ;-)


BAGAIMANA CARA BIAR PUASA KITA SEMPURNA ?

Agar puasa kita dapat sempurna ada beberapa tips yang mesti kita perhatikan. Untuk itu mencoba mengangkat sebuah tulisan dari Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Jarullah dalam buku beliau yang berjudul Risalah Ramadhan tentang langkah-langkah menggapai kesempurnaan ibadah puasa yang berisikan:

Makanlah sahur, sehingga membantu kekuatan fisikmu selama berpuasa. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
"Makan sahurlah kalian, sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah."
(HR. Bukhari dan muslim)

"Bantulah (kekuatan fisikmu) untuk berpuasa di siang hari dengan makan sahur, dan untuk shalat malam dengan tidur siang ". (HR. Ibnu Khuzaimah)

Akan lebih utama jika makan sahur itu diakhirkan waktunya, sehingga mengurangi rasa lapar dan haus. Hanya saja harus hati-hati untuk itu anda hendaknya telah berhenti dari makan dan minum beberapa menit sebelum terbit fajar, agar anda tidak ragu-ragu.
Segeralah berbuka jika matahari benar-benar telah tenggelam. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
"Manusia ssenantiassa dalam kebaikan, selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur" (HR. Al Bukhari, Muslim dan At Tirmidzi)

Usahakan mandi dari hadats besar sebelum terbit fajar, agar bisa melakukan ibadah dalam keadaan suci.
Manfaatkan bulan ramadhan dengan sesuatu yang terbaik yang pernah diturunkan di dalamnya, yakni membaca Al Quran.
"Sesungguhnya Jibril alaihis salam selalu menemui Nabi shallallahu alaihi wa salllam untuk membacakan Al Quran baginya."
(HR. Al Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu)

Dan pada diri Rasulullah shallallahu alaihi wasallam ada teladan yang baik bagi kita.

Jagalah lisanmu dari berdusta, menggunjing, mengadu domba, mengolok-olok serta perkataan mengada-ada. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum." (HR. Al Bukhari)

Hendaknya puasa tidak membuatmu keluar dari kebiasaan. Misalnya cepat marah dan emosi hanya karena sebab yang sepele, dengan dalih bahwa engkau sedang puasa. Sebaliknya, mestinya puasa membuat jiwamu tenang, tidak emosional. Dan jika anda diuji dengan seorang yang jahil atau pengumpat, ia jangan anda hadapi dengan perbuatan serupa. Nasehatilah dia dan tolaklah dengan cara yang lebih baik. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kamu berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata: Sesungguhnya aku sedang berpuasa".
(HR. Al Bukhari, Muslim dan para penulis kitab Sunan)

Ucapan itu dimaksudkan agar ia menahan diri dan tidak melayani orang yang mengumpatnya. Disamping, juga mengingatkan agar ia menolak melakukan penghinaan dan caci-maki.

Hendaknya anda selesai dari puasa dengan membawa takwa kepada Allah, takut dan bersyukur kepada-Nya, serta senantiasa istiqamah dalam agama-Nya. Hasil yang baik itu hendaknya mengiringi anda sepanjang tahun. Dan buah paling utama dari puasa adalah takwa, sebab Allah berfirman: "Agar kamu bertakwa"(Al-Baqarah: 183).
Jagalah dirimu dari berbagai syahwat (keinginan), bahkan meskipun halal bagimu. Hal itu agar tujuan puasa tercapai, dan mematahkan nafsu dari keinginan. Jabir bin Abdillah Radhiyallahu 'Anhu berkata:
"Jika kamu berpuasa, hendaknya berpuasa pula pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu dari dusta dan dosa-dosa, tinggalkan menyakiti tetangga, dan hendaknya kamu senantiasa bersikap tenang pada hari kamu berpuasa, jangan pula kamu jadikan hari berbukamu sama dengan hari kamu berpuasa".

Hendaknya makananmu dari yang halal. Jika kamu menahan diri dari yang haram pada selain bulan Ramadhan maka pada bulan Ramadhan lebih utama. Dan tidak ada gunanya engkau berpuasa dari yang halal, tetapi kamu berbuka dengan yang haram.
Perbanyaklah bersedekah dan berbuat kebajikan. Dan hendaknya kamu lebih baik dan lebih banyak berbuat kebajikan kepada keluargamu dibanding pada selain bulan Ramadhan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan ketika di bulan Ramadhan.
Ucapkanlah Bismillah ketika kamu berbuka seraya berdo'a:
"Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan atas rezki-Mu aku berbuka. Ya Allah terimalah daripadaku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui"


TANDA PUASA RAMADHAN KITA BERHASIL

Kita telah mengetahui semua, bahwa ibadah puasa yang diwajibkan kepada kita bertujuan membentuk manusia yang bertakwa. Takwa adalah puncak derajat seorang hamba di hadapan khaliq-Nya. 

Makna ketakwaaan seringkali kita uraikan dalam rangkaian kata yang luas dan abstrak. Karena luasnya pemaknaan, seringkali kita malah tidak bisa menjadikannya sebagai patokan. 

Dari sekian banyak penguraian makna bertakwa, maka sesungguhnya ada yang bisa kita jadikan pengukur keberhasilan kita berpuasa. Sekurang-kurangnya ada tiga ukuran sederhana untuk mengukur apakah puasa kita telah berhasil. 

Yang pertama adalah, apakah selama berpuasa di bulan Ramadan ini, jumlah konsumsi makanan dan minuman kita lebih sedikit? Atau untuk mudahnya, apakah volume makanan dan minuman yang kita nikmati selama Ramadan ini lebih rendah di banding bulan lain? 

Jika ternyata jumlah konsumsi makanan dan minuman yang kita nikmati selama Ramadan ini sama atau lebih banyak dari bulan yang lain, berarti puasa kita belum berhasil.

Alat ukur sederhana yang kedua dari keberhasilan kita berpuasa adalah jumlah berat badan kita. Apabila berat badan kita tidak berkurang selama puasa Ramadan ini, berarti puasa kita belum berhasil. Sebab jika kita berpuasa dengan benar, berarti terjadi pengurangan jumlah konsumsi makanan kita. 

Karena biasanya kita makan tiga kali sehari, sementara selama bulan puasa ini kita hanya makan dua kali sehari, yaitu pada saat sahur dan berbuka. Padahal mengendalikan nafsu makan adalah salah satu hawa nafsu paling dasar yang harus kita kuasai selama kita berpuasa.

Apalagi kalau ternyata kemudian justru pada bulan Ramadan berat badan kita meningkat, maka bisa dipastikan bahwa kita adalah makhluk 'pendendam'. Siang hari kita tahan nafsu makan kita, tetapi malam hari, nafsu itu tumpah tak terkendali, bahkan cenderung liar. Ini artinya bahwa puasa kita belum berhasil.

Tanda ketiga bahwa puasa kita berhasil adalah zakat (fitrah), infak dan amal sosial lainnya. Logika sederhana yang bisa mendasari tanda ketiga ini adalah bahwa karena selama Ramadan kita makan dari tiga kali menjadi dua kali. 

Artinya, setiap hari kalau kita berpuasa dengan benar telah menghemat satu kali makanan. Bahasa sederhananya setiap hari kita menabung senilai satu kali makan. Sehingga di akhir bulan Ramadan akan sangat mudah bagi kita untuk berzakat fitrah 3,5 liter beras. Karena kita sudah menabung 30 hari (30 kali) genggam beras. Bahkan lebihnya bisa kita jadikan sebagai sedekah kepada kaum dhuafa.

Belum lagi bila kita kaitkan dengan didikan rasa lapar dan haus yang kita rasakan selama kita menjalani puasa Ramadan, akan menimbulkan empati dan solidaritas sosial kepada mereka yang sangat sering hari-harinya merasakan lapar dan haus. Dengan puasa Ramadan seharusnya begitu mudah hati kita tersentuh oleh penderitaan mereka yang tidak berpunya. 

Apalagi kepada mereka yang saat ini hidup di kawasan bencana seperti kawasan lumpur Lapindo. Mereka ini selain menderita karena kehilangan rumah tinggalnya, mereka pun ketiadaan sumber pangan pada bulan suci yang mulia ini.

Pada bulan Ramadan ini, marilah kita tingkatkan kualitas puasa kita. Sekaligus mengisinya dengan memperbanyak amal sosial untuk membantu saudara kita yang kekurangan.

*) Ahmad Juwaini adalah Executive Director Dompet Dhuafa (nwk/nwk)


Kedasyatan Sedekah di Bulan Ramadhan

Kedatangan bulan Ramadhan setiap tahunnya tak henti menjadi penghibur hati orang mukmin. Bagaimana tidak, beribu keutamaan ditawarkan di bulan ini. Pahala diobral, ampunan Allah bertebaran memenuhi setiap ruang dan waktu. Seorang yang menyadari kurangnya bekal yang dimiliki untuk menghadapi hari penghitungan kelak, tak ada rasa kecuali sumringah menyambut Ramadhan. Insan yang menyadari betapa dosa melumuri dirinya, tidak ada rasa kecuali bahagia akan kedatangan bulan Ramadhan.


Mukmin Sejati Itu Dermawan

Salah satu pintu yang dibuka oleh Allah untuk meraih keuntungan besar dari bulan Ramadhan adalah melalui sedekah. Islam sering menganjurkan umatnya untuk banyak bersedekah. Dan bulan Ramadhan, amalan ini menjadi lebih dianjurkan lagi. Dan demikianlah sepatutnya akhlak seorang mukmin, yaitu dermawan. Allah dan Rasul-Nya memerintahkan bahkan memberi contoh kepada umat Islam untuk menjadi orang yang dermawan serta pemurah. Ketahuilah bahwa kedermawanan adalah salah satu sifat Allah Ta’ala, sebagaimana hadits:

إن الله تعالى جواد يحب الجود ويحب معالي الأخلاق ويكره سفسافها

“Sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlak yang mulia, Ia membenci akhlak yang buruk.” (HR. Al Baihaqi, di shahihkan Al Albani dalam Shahihul Jami’, 1744)

Dari hadits ini demikian dapat diambil kesimpulan bahwa pelit dan bakhil adalah akhlak yang buruk dan bukanlah akhlak seorang mukmin sejati. Begitu juga, sifat suka meminta-minta, bukanlah ciri seorang mukmin. Bahkan sebaliknya seorang mukmin itu banyak memberi. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

اليد العليا خير من اليد السفلى واليد العليا هي المنفقة واليد السفلى هي السائلة

“Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. Tangan di atas adalah orang yang memberi dan tangan yang dibawah adalah orang yang meminta.” (HR. Bukhari no.1429, Muslim no.1033)

Selain itu, sifat dermawan jika di dukung dengan tafaqquh fiddin, mengilmui agama dengan baik, sehingga terkumpul dua sifat yaitu alim dan juud (dermawan), akan dicapai kedudukan hamba Allah yang paling tinggi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنَّما الدنيا لأربعة نفر: عبد رزقه الله مالاً وعلماً فهو يتقي فيه ربه ويصل فيه رحمه، ويعلم لله فيه حقاً فهذا بأفضل المنازل

“Dunia itu untuk 4 jenis hamba: Yang pertama, hamba yang diberikan rizqi oleh Allah serta kepahaman terhadap ilmu agama. Ia bertaqwa kepada Allah dalam menggunakan hartanya dan ia gunakan untuk menyambung silaturahim. Dan ia menyadari terdapat hak Allah pada hartanya. Maka inilah kedudukan hamba yang paling baik.” (HR. Tirmidzi, no.2325, ia berkata: “Hasan shahih”)

Keutamaan Bersedekah

Allah Subhanahu Wa Ta’ala benar-benar memuliakan orang-orang yang bersedekah. Ia menjanjikan banyak keutamaan dan balasan yang menakjubkan bagi orang-orang yang gemar bersedekah. Terdapat ratusan dalil yang menceritakan keberuntungan, keutamaan, kemuliaan orang-orang yang bersedekah. Ibnu Hajar Al Haitami mengumpulkan ratusan hadits mengenai keutamaan sedekah dalam sebuah kitab yang berjudul Al Inaafah Fimaa Ja’a Fis Shadaqah Wad Dhiyaafah, meskipun hampir sebagiannya perlu dicek keshahihannya. Banyak keutamaan ini seakan-akan seluruh kebaikan terkumpul dalam satu amalan ini, yaitu sedekah. Maka, sungguh mengherankan bagi orang-orang yang mengetahui dalil-dalil tersebut dan ia tidak terpanggil hatinya serta tidak tergerak tangannya untuk banyak bersedekah.

Diantara keutamaan bersedekah antara lain:

1. Sedekah dapat menghapus dosa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

والصدقة تطفىء الخطيئة كما تطفىء الماء النار

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi, 614)

Diampuninya dosa dengan sebab sedekah di sini tentu saja harus disertai taubat atas dosa yang dilakukan. Tidak sebagaimana yang dilakukan sebagian orang yang sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba, mencuri, berbuat curang, mengambil harta anak yatim, dan sebelum melakukan hal-hal ini ia sudah merencanakan untuk bersedekah setelahnya agar ‘impas’ tidak ada dosa. Yang demikian ini tidak dibenarkan karena termasuk dalam merasa aman dari makar Allah, yang merupakan dosa besar. Allah Ta’ala berfirman:

أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلَا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ

“Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS. Al A’raf: 99)

2. Orang yang bersedekah akan mendapatkan naungan di hari akhir.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang 7 jenis manusia yang mendapat naungan di suatu, hari yang ketika itu tidak ada naungan lain selain dari Allah, yaitu hari akhir. Salah satu jenis manusia yang mendapatkannya adalah:

رجل تصدق بصدقة فأخفاها، حتى لا تعلم شماله ما تنفق يمينه

“Seorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, ia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari no. 1421)

3. Sedekah memberi keberkahan pada harta.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ما نقصت صدقة من مال وما زاد الله عبدا بعفو إلا عزا

“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588)

Apa yang dimaksud hartanya tidak akan berkurang? Dalam Syarh Shahih Muslim, An Nawawi menjelaskan: “Para ulama menyebutkan bahwa yang dimaksud disini mencakup 2 hal: Pertama, yaitu hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Maka pengurangan harta menjadi ‘impas’ tertutupi oleh berkah yang abstrak. Ini bisa dirasakan oleh indera dan kebiasaan. Kedua, jika secara dzatnya harta tersebut berkurang, maka pengurangan tersebut ‘impas’ tertutupi pahala yang didapat, dan pahala ini dilipatgandakan sampai berlipat-lipat banyaknya.”

4. Allah melipatgandakan pahala orang yang bersedekah.

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الْمُصَّدِّقِينَ وَالْمُصَّدِّقَاتِ وَأَقْرَضُوا اللَّهَ قَرْضاً حَسَناً يُضَاعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ أَجْرٌ كَرِيمٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)

5. Terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang bersedekah.

من أنفق زوجين في سبيل الله، نودي في الجنة يا عبد الله، هذا خير: فمن كان من أهل الصلاة دُعي من باب الصلاة، ومن كان من أهل الجهاد دُعي من باب الجهاد، ومن كان من أهل الصدقة دُعي من باب الصدقة

“Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: “Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari no.3666, Muslim no. 1027)

6. Sedekah akan menjadi bukti keimanan seseorang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

والصدقة برهان

“Sedekah adalah bukti.” (HR. Muslim no.223)

An Nawawi menjelaskan: “Yaitu bukti kebenaran imannya. Oleh karena itu shadaqah dinamakan demikian karena merupakan bukti dari Shidqu Imanihi (kebenaran imannya)”

7. Sedekah dapat membebaskan dari siksa kubur.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إن الصدقة لتطفىء عن أهلها حر القبور

“Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam kubur.” (HR. Thabrani, di shahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib, 873)

8. Sedekah dapat mencegah pedagang melakukan maksiat dalam jual-beli

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يا معشر التجار ! إن الشيطان والإثم يحضران البيع . فشوبوا بيعكم بالصدقة

“Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.” (HR. Tirmidzi no. 1208, ia berkata: “Hasan shahih”)

9. Orang yang bersedekah merasakan dada yang lapang dan hati yang bahagia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan permisalan yang bagus tentang orang yang dermawan dengan orang yang pelit:

مثل البخيل والمنفق ، كمثل رجلين ، عليهما جبتان من حديد ، من ثديهما إلى تراقيهما ، فأما المنفق : فلا ينفق إلا سبغت ، أو وفرت على جلده ، حتى تخفي بنانه ، وتعفو أثره . وأما البخيل : فلا يريد أن ينفق شيئا إلا لزقت كل حلقة مكانها ، فهو يوسعها ولا تتسع

“Perumpamaan orang yang pelit dengan orang yang bersedekah seperti dua orang yang memiliki baju besi, yang bila dipakai menutupi dada hingga selangkangannya. Orang yang bersedekah, dikarenakan sedekahnya ia merasa bajunya lapang dan longgar di kulitnya. Sampai-sampai ujung jarinya tidak terlihat dan baju besinya tidak meninggalkan bekas pada kulitnya. Sedangkan orang yang pelit, dikarenakan pelitnya ia merasakan setiap lingkar baju besinya merekat erat di kulitnya. Ia berusaha melonggarkannya namun tidak bisa.” (HR. Bukhari no. 1443)

Dan hal ini tentu pernah kita buktikan sendiri bukan? Ada rasa senang, bangga, dada yang lapang setelah kita memberikan sedekah kepada orang lain yang membutuhkan.

Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang mengabarkan tentang manfaat sedekah dan keutamaan orang yang bersedekah. Tidakkah hati kita terpanggil?

Kedermawanan Rasulullah di Bulan Ramadhan

Rasul kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, teladan terbaik bagi kita, beliau adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanan beliau lebih dahsyat lagi di bulan Ramadhan. Hal ini diceritakan oleh Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma:

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أجود الناس ، وكان أجود ما يكون في رمضان حين يلقاه جبريل ، وكان يلقاه في كل ليلة من رمضان فيُدارسه القرآن ، فالرسول الله صلى الله عليه وسلم أجودُ بالخير من الريح المرسَلة

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Dari hadits di atas diketahui bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada dasarnya adalah seorang yang sangat dermawan. Ini juga ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:

كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)

Namun bulan Ramadhan merupakan momen yang spesial sehingga beliau lebih dermawan lagi. Bahkan dalam hadits, kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dikatakan melebihi angin yang berhembus. Diibaratkan demikian karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat ringan dan cepat dalam memberi, tanpa banyak berpikir, sebagaimana angin yang berhembus cepat. Dalam hadits juga angin diberi sifat ‘mursalah’ (berhembus), mengisyaratkan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memiliki nilai manfaat yang besar, bukan asal memberi, serta terus-menerus sebagaimana angin yang baik dan bermanfaat adalah angin yang berhembus terus-menerus. Penjelasan ini disampaikan oleh Ibnu Hajar Al Asqalani dalam Fathul Baari.

Oleh karena itu, kita yang mengaku meneladani beliau sudah selayaknya memiliki semangat yang sama. Yaitu semangat untuk bersedekah lebih sering, lebih banyak dan lebih bermanfaat di bulan Ramadhan, melebihi bulan-bulan lainnya.

Dahsyatnya Sedekah di Bulan Ramadhan

Salah satu sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi teladan untuk lebih bersemangat dalam bersedekah di bulan Ramadhan adalah karena bersedekah di bulan ini lebih dahsyat dibanding sedekah di bulan lainnya. Diantara keutamaan sedekah di bulan Ramadhan adalah:

1. Puasa digabungkan dengan sedekah dan shalat malam sama dengan jaminan surga.

Puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang agung, bahkan pahala puasa tidak terbatas kelipatannya. Sebagaimana dikabarkan dalam sebuah hadits qudsi:

كل عمل ابن آدم له الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف قال عز و جل : إلا الصيام فإنه لي و أنا الذي أجزي به

“Setiap amal manusia akan diganjar kebaikan semisalnya sampai 700 kali lipat. Allah Azza Wa Jalla berfirman: ‘Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya.’” (HR. Muslim no.1151)

Dan sedekah, telah kita ketahui keutamaannya. Kemudian shalat malam, juga merupakan ibadah yang agung, jika didirikan di bulan Ramadhan dapat menjadi penghapus dosa-dosa yang telah lalu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من قام رمضان إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه

“Orang yang shalat malam karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no.37, 2009, Muslim, no. 759)

Ketiga amalan yang agung ini terkumpul di bulan Ramadhan dan jika semuanya dikerjakan balasannya adalah jaminan surga. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إن في الجنة غرفا يرى ظاهرها من باطنها وباطنها من ظاهرها أعدها الله لمن ألان الكلام وأطعم الطعام وتابع الصيام وصلى بالليل والناس نيام

“Sesungguhnya di surga terdapat ruangan-ruangan yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar. Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah makanan, berpuasa, dan shalat dikala kebanyakan manusia tidur.” (HR. At Tirmidzi no.1984, Ibnu Hibban di Al Majruhin 1/317, dihasankan Ibnu Hajar Al Asqalani di Hidayatur Ruwah, 2/47, dihasankan Al Albani di Shahih At Targhib, 946)

2. Mendapatkan tambahan pahala puasa dari orang lain.

Kita telah mengetahui betapa besarnya pahala puasa Ramadhan. Bayangkan jika kita bisa menambah pahala puasa kita dengan pahala puasa orang lain, maka pahala yang kita raih lebih berlipat lagi. Subhanallah! Dan ini bisa terjadi dengan sedekah, yaitu dengan memberikan hidangan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيئا

“Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.” (HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)

Padahal hidangan berbuka puasa sudah cukup dengan tiga butir kurma atau bahkan hanya segelas air, sesuatu yang mudah dan murah untuk diberikan kepada orang lain.

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يفطر على رطبات قبل أن يصلي فإن لم تكن رطبات فعلى تمرات فإن لم تكن حسا حسوات من ماء

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma basah), jika tidak ada maka dengan beberapa tamr (kurma kering), jika tidak ada maka dengan beberapa teguk air.” (HR. At Tirmidzi, Ahmad, Abu Daud, dishahihkan Al Albani di Shahih At Tirmidzi, 696)

Betapa Allah Ta’ala sangat pemurah kepada hamba-Nya dengan membuka kesempatan menuai pahala begitu lebarnya di bulan yang penuh berkah ini.

3. Bersedekah di bulan Ramadhan lebih dimudahkan.

Salah satu keutamaan bersedekah di bulan Ramadhan adalah bahwa di bulan mulia ini, setiap orang lebih dimudahkan untuk berbuat amalan kebaikan, termasuk sedekah. Tidak dapat dipungkiri bahwa pada dasarnya manusia mudah terpedaya godaan setan yang senantiasa mengajak manusia meninggalkan kebaikan, setan berkata:

فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

“Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.” (Qs. Al A’raf: 16)

Sehingga manusia enggan dan berat untuk beramal. Namun di bulan Ramadhan ini Allah mudahkan hamba-Nya untuk berbuat kebaikan, sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة ، وغلقت أبواب النار ، وصفدت الشياطين

“Jika datang bulan Ramadhan, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari no.3277, Muslim no. 1079)

Dan pada realitanya kita melihat sendiri betapa suasana Ramadhan begitu berbedanya dengan bulan lain. Orang-orang bersemangat melakukan amalan kebaikan yang biasanya tidak ia lakukan di bulan-bulan lainnya. Subhanallah.

Adapun mengenai apa yang diyakini oleh sebagian orang, bahwa setiap amalan sunnah kebaikan di bulan Ramadhan diganjar pahala sebagaimana amalan wajib, dan amalan wajib diganjar dengan 70 kali lipat pahala ibadah wajib diluar bulan Ramadhan, keyakinan ini tidaklah benar. Karena yang mendasari keyakinan ini adalah hadits yang lemah, yaitu hadits:

يا أيها الناس قد أظلكم شهر عظيم ، شهر فيه ليلة خير من ألف شهر ، جعل الله صيامه فريضة ، و قيام ليله تطوعا ، و من تقرب فيه بخصلة من الخير كان كمن أدى فريضة فيما سواه ، و من أدى فريضة كان كمن أدى سبعين فريضة فيما سواه ، و هو شهر الصبر و الصبر ثوابه الجنة ، و شهر المواساة ، و شهر يزاد فيه رزق المؤمن ، و من فطر فيه صائما كان مغفرة لذنوبه ، و عتق رقبته من النار ، و كان له مثل أجره من غير أن ينتقص من أجره شيء قالوا : يا رسول الله ليس كلنا يجد ما يفطر الصائم ، قال : يعطي الله هذا الثواب من فطر صائما على مذقة لبن ، أو تمرة ، أو شربة من ماء ، و من أشبع صائما سقاه الله من الحوض شربة لايظمأ حتى يدخل الجنة ، و هو شهر أوله رحمة و وسطه مغفرة و آخره عتق من النار ،

“Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung dan penuh berkah. Di dalamnya terdapat satu malam yang nilai (ibadah) di dalamnya lebih baik dari 1000 bulan. Allah menjadikan puasa pada siang harinya sebagai sebuah kewajiban, dan menghidupkan malamnya sebagai perbuatan sunnah (tathawwu’). Barangsiapa (pada bulan itu) mendekatkan diri (kepada Allah) dengan satu kebaikan, ia seolah-olah mengerjakan satu ibadah wajib pada bulan yang lain. Barangsiapa yang mengerjakan satu perbuatan wajib, ia seolah-olah mengerjakan 70 kebaikan di bulan yang lain. Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran itu balasannya surga. Ia (juga) bulan tolong-menolong, di mana di dalamnya rezki seorang Mukmin bertambah (ditambah). Barangsiapa (pada bulan itu) memberikan buka kepada seorang yang berpuasa, maka itu menjadi maghfirah (pengampunan) atas dosa-dosanya, penyelamatnya dari api neraka dan ia memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa (itu) sedikitpun.” Kemudian para Sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, tidak semua dari kita memiliki makanan untuk diberikan sebagai buka orang yang berpuasa.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah memberikan pahala tersebut kepada orang yang memberikan buka dari sebutir kurma, atau satu teguk air atau susu. Ramadhan adalah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya maghfirah (ampunan) dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

Hadits ini diriwayatkan oleh Al Baihaqi, Al Hakim, Ibnu Khuzaimah (no. 1887) dan Al Ash-habani dalam At Targhib (178). Hadits ini didhaifkan oleh para pakar hadits seperti Al Mundziri dalam Targhib Wat Tarhib (2/115), juga oleh Dhiya Al Maqdisi di Sunan Al Hakim (3/400), bahkan dikatakan oleh Al Albani hadits ini Munkar, dalam Silsilah Adh Dhaifah (871).

Ringkasnya, walaupun tidak terdapat kelipatan pahala 70 kali lipat pahala ibadah wajib di luar bulan Ramadhan, pada asalnya setiap amal kebaikan, baik di luar maupun di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan oleh Allah 10 sampai 700 kali lipat. Berdasarkan hadits:

إن الله كتب الحسنات والسيئات ثم بين ذلك فمن هم بحسنة فلم يعملها كتبها الله له عنده حسنة كاملة فإن هو هم بها فعملها كتبها الله له عنده عشر حسنات إلى سبع مائة ضعف إلى أضعاف كثيرة

“Sesungguhnya Allah mencatat setiap amal kebaikan dan amal keburukan.” Kemudian Rasulullah menjelaskan: “Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, namun tidak mengamalkannya, Allah mencatat baginya satu pahala kebaikan sempurna. Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, lalu mengamalkannya, Allah mencatat pahala baginya 10 sampai 700 kali lipat banyaknya.” (HR. Muslim no.1955)

Oleh karena itu, orang yang bersedekah di bulan Ramadhan akan dilipatgandakan pahalanya 10 sampai 700 kali lipat karena sedekah adalah amal kebaikan, kemudian berdasarkan Al A’raf ayat 16 khusus amalan sedekah dilipatkan-gandakan lagi sesuai kehendak Allah. Kemudian ditambah lagi mendapatkan berbagai keutamaan sedekah. Lalu jika ia mengiringi amalan sedekahnya dengan puasa dengan shalat malam, maka diberi baginya jaminan surga. Kemudian jika ia tidak terlupa untuk bersedekah memberi hidangan berbuka puasa bagi bagi orang yang berpuasa, maka pahala yang sudah dilipatgandakan tadi ditambah lagi dengan pahala orang yang diberi sedekah. Jika orang yang diberi hidangan berbuka puasa lebih dari satu maka pahala yang didapat lebih berlipat lagi. Subhanallah…

Ayo jangan tunda lagi…


 
blogku yang apa adanya... semoga bermanfaat