Showing posts with label sembelit. Show all posts
Showing posts with label sembelit. Show all posts

Mengatasi Radang Amandel Tanpa Operasi

Radang amandel memang mengganggu. Tidak cuma anak-anak, orang dewasa pun bisa mengalami keluhan ini. Saat kondisi ini terjadi, menelan makanan jadi terasa nyeri. Alhasil penderitanya pun kehilangan nafsu makan. Untuk mengatasi radang amandel, bisakah dilakukan tanpa operasi?

Dalam Konsultasi Umum detikHealth pertanyaan seputar mengatasi radang amandel tanpa operasi menjadi salah satu pertanyaan yang paling populer. Misalnya yang dilontarkan Azhar, pria lajang berusia 19 tahun. "Dokter yang terhormat, bagaimana cara mengobati penyakit amandel tanpa operasi?"

dr Dito Anurogo, pengasuh Konsultasi Umum detikHealth memaparkan untuk mengobati amandel ada dua macam cara, yaitu secara konservatif dan operatif. Secara konservatif yakni dengan cara menghilangkan gejala dan pemberian obat (analgetik, antipiretik, obat kumur, antibiotik spektrum luas sesuai indikasi).

"Strategi konservatif ini perlu disertai dengan istirahat, diet makanan lunak, menghindari semua yang digoreng serta sebisa mungkin tidak pedas," ucap dr Dito yang rajin menulis buku ini.

Sedangkan tindakan operatif, yaitu dengan cara pengangkatan amandel (tonsilektomi) atau istilah awamnya ialah operasi. Adapun indikasi perlu tidaknya dioperasi, perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Sebelum melakukan tonsilektomi (operasi amandel), dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti urgensi, tingkat keparahan, usia, biaya, komplikasi, dan yang tak kalah penting adalah beragam faktor penyulit yang berpotensi menghambat atau bahkan 'mengganggu operasi'. 

Faktor penyulit ini dapat disebabkan berbagai macam penyakit atau komplikasi, seperti infeksi leher bagian dalam, radang telinga bagian tengah (otitis media), radang rongga hidung (sinusitis paranasal), bahkan perluasan penyakit hingga ke organ-organ ginjal, jantung, dan persendian. Penyulit lainnya adalah perdarahan dan adanya pnemonia aspirasi.

"Mencegah amandel agar tidak membengkak dengan cara menghindari konsumsi minuman dingin (termasuk es), gorengan atau jajanan pasar, lebih sering mengonsumsi minuman yang hangat, memertahankan daya tahan tubuh (misalnya dengan berolahraga, berpola hidup sehat dan seimbang)," saran dr Dito.

Jika terdapat kasus amandel yang kambuh disertai rasa sakit yang bertambah, meriang, batuk, flu dan sakit kepala, dr Dito menyarankan seseorang yang memiliki gejala seperti itu untuk segera memeriksakan diri ke dokter umum atau dokter keluarga. 

"Pertimbangan perlu tidaknya dioperasi, dapat langsung ditanyakan, mengingat perlu pemeriksaan lebih lanjut. Dengan penatalaksanaan yang komprehensif dan paripurna, maka amandel tentu tak lagi membandel," tutup dr Dito yang pernah berkarya di Comprehensive Herbal Medicine Institute (CHMI), Center for Robotic and Intelligent Machines (CRIM), dan Brain and Circulation Institute of Indonesia (BCII)


Pijat bagian tubuh ini! Jika sering sembelit

Sembelit atau susah buang air besar adalah salah satu masalah yang paling merepotkan bagi banyak orang. Orang yang pernah mengalaminya pasti tahu betapa tak menyenangkannya jongkok berlama-lama di toilet, namun tak kunjung bisa buang air besar. Kadang seolah tak ada yang bisa dilakukan untuk 'memaksa' kotoran agar cepat keluar dengan lancar.

Ada banyak cara yang bisa dicoba untuk mengatasi sembelit seperti menggunakan obat, pencahar, atau lainnya. Beberapa tips alami seperti makan banyak serat, buah-buahan tertentu seperti pisang dan pepaya, serta minum banyak air, biasanya hanya bisa mencegah, namun sulit digunakan jika sudah terlanjur mengalami sembelit.

Namun masih ada cara sederhana lain yang pasti belum pernah Anda coba. Ketika sudah terlanjur mengalami sembelit dan berjongkok berjam-jam di atas kakus, Anda bisa mencoba cara ini. Coba pijat bagian tubuh yang bernama perineum, yaitu di bagian antara anus dan organ intim.

Iya, Anda tak salah baca. Antara organ intim dan anus terdapat bagian kulit yang memisahkan keduanya. Anda hanya perlu memijat dan menekan bagian tersebut. Berdasarkan penelitian dari Journal of General Internal Medicine, menekan dan memijat bagian ini akan meringankan konstipasi.
Konstipasi atau sembelit adalah salah satu masalah umum dan lebih sering dialami oleh wanita daripada pria. Peneliti berupaya menemukan cara lain untuk mengatasi konstipasi selain menggunakan makanan berserat. Selama ini wanita hamil selalu diminta untuk memijat daerah perinemun mereka untuk mencegah robekan saat melahirkan. Peneliti berpendapat bahwa cara ini juga bisa dilakukan untuk menenangkan usus.

Setelah melakukan penelitian terhadap 100 partisipan yang mengalami konstipasi peneliti menemukan bahwa memijat daerah tersebut bisa mengatasi konstipasi, membuat kotoran tidak keras dan membantu buang air besar dengan lancar pada kebanyakan partisipan. Setelah penelitian sekitar 82 persen orang mengaku akan melakukannya seterusnya saat mengalami konstipasi.

Kini jika Anda mengalami konstipasi, tak harus berjongkok lama-lama di kamar mandi. Coba pijat bagian perineum tubuh Anda agar buang air besar menjadi lancar!



 
blogku yang apa adanya... semoga bermanfaat