MOTOR JUPITER MX DRIVER GOJEK YANG DIBEGAL DI TANGGUL MAS DITEMUKAN DIMANYARAN


Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Joko Julianto, mengaku, telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan pengemudi Gojek yang ditemukan tewas mengenaskan di Jalan Tanggul Mas Raya, Kelurahan Panggung Lor, Semarang Utara, Sabtu (9/7) lalu. Hal ini setelah dilakukannya penyelidikan mendalam, dan berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan. Namun demikian, pihaknya masih enggan membeberkan identitas pelaku tersebut.
”Nama sama alamatnya sudah di tangan. Ini masih pengejaran hingga ke luar kota. Mudah-mudahan bisa cepat ditangkap,” kata Joko Julianto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin, (11/7) kemarin.
Selain telah mengantongi identitas pelaku, petugas juga telah menemukan sepeda motor milik korban. Motor jenis Yamaha Jupiter MX warna merah marun bernopol H-5157-AF itu ditemukan di daerah Manyaran, Semarang Barat. ”Sepeda motor milik korban juga sudah ditemukan. Sekarang kita amankan dulu,” ujarnya.
Dikatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban tewas selain digorok, diduga juga akibat tusukan yang mematikan di bagian leher dan punggung hingga tembus ke dada. Sedang barang berharga termasuk dompet, masih ada di tas korban yang ditemukan tewas tergeletak di Jalan Tanggul Mas Raya, tepatnya di belakang Gereja Katolik Hati Kudus, Semarang Utara. ”Barang berharga lainnya masih utuh. Doakan saja pelakunya cepat ditangkap,” harapnya.
Terkait dugaan motif pembunuhan murni perampokan atau balas dendam, Joko tidak berani berandai-andai. Namun demikian, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. ”Motifnya masih dalam pengembangan. Kami masih fokus melacak keberadaan pelaku,” katanya.
Seperti diberitakan Jawa Pos Radar Semarang sebelumnya, seorang pengemudi ojekonline (Gojek) bernama Adi Firmanto, warga Jalan Ngesrep Barat V No 37, Srondol Kulon, Banyumanik ditemukan tewas tergeletak di Jalan Tanggul Mas Raya, Sabtu (9/7) lalu, tepatnya di belakang Gereja Katolik Hati Kudus, Semarang Utara. Korban ditemukan warga sekitar pukul 05.04 dan dilaporkan ke Mapolsek Semarang Utara diteruskan ke Mapolrestabes Semarang. Petugas yang tiba di lokasi menemukan bekas luka sayatan di leher, serta tusukan di punggung dan tangan. Selain itu, juga ditemukan sangkur yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban. Adapun saat kejadian sepeda motor dan ponsel pribadi milik korban sudah tidak ada.
Sebelum kejadian, korban berangkat dari rumahnya sekitar pukul 21.30. Lalu, dia menerima orderan, dan kemudian mangkal di Stasiun Tawang. Dilihat dari ponsel milik korban, terakhir mangkal di Stasiun Tawang sekitar pukul 02.00 lalu mendapat order dari pelanggannya di Tembalang dengan tujuan Jalan Brotojoyo, Semarang Utara.

SUMBER: Radar Semarang


0 komentar:

 
blogku yang apa adanya... semoga bermanfaat