Radang Tenggorokan

Radang tenggorok
Salah satu alasan terbanyak orangtua membawa anaknya ke dokter adalah karena keluhan demam, batuk, pilek. Bila dokter sedang memeriksa anaknya, seringkali orangtua bertanya, ‘Dok apakah ada radang?’ Biasanya yang dimaksud adalah radang tenggorok. Kata ‘radang’ pada pasien hampir selalu dikaitkan dengan ‘tenggorok’. Padahal istilah radang ini mempunyai pengertian umum. Radang adalah jaringan tubuh yang sedang mengalami kerusakan. Penyebab kerusakannya bisa bermacam-macam. Misalnya jika bagian tubuh kita tersundut api maka akan terjadi radang di tempat tersebut. Atau, bila lengan kita tergores pisau, radang akan terjadi di lengan.
Saluran napas merupakan salah satu bagian tubuh kita yang paling banyak terpajan (exposed) dengan berbagai penyebab radang. Penyebab radang tersering adalah infeksi, yaitu masuk dan berbiaknya kuman asing yang menyebabkan kerusakan jaringan. Akibat radang infeksi ini timbul demam, dan berbagai gejala di tempat tersebut. Radang di saluran napas atas akan memberi gejala batuk, pilek meler, hidung mampet, atau nyeri tenggorokan. Saluran napas merupakan satu kesatuan sistem organ, sehingga bila ada suatu area yang meradang, area di dekatnya juga ikut meradang. Yang paling sering terjadi adalah radang hidung dan tenggorokan termasuk tonsil (amandel) di dalamnya. Penyakit ini yang disebut selesma, atau common cold, atau rino-tonsilo-faringitis. Sebagian besar infeksi saluran napas akut (ISPA) bagian atas ini penyebabnya adalah virus, sehingga tidak perlu diberi antibiotik.
Semoga bermanfaat.



0 komentar:

 
blogku yang apa adanya... semoga bermanfaat