Ada Kereta Tabrak Motor Di Palang Pintu Jl.Kokrosono Korban Dalam Keadaan Kritis


Telah terjadi kecelakaan maut di perlintasan palang pintu Kokrosono Korban keadaan kritis kejadian sekitar jam 1 siang tadi. Plat nomor kendaraan H 3514 ZV identitas belum kami ketahui namun dalam kondisi kritis.


Hanya Di Semarang, Tradisi Sepekan Setelah Lebaran Berebut Ketupat Jembut , SERUU


Jembut yang satu ini jauh dari kesan porno. Anak-anak kampung Jaten Cilik Pedurungan bahkan menantinya. Namanya adalah kupat jembut, sebuah makanan yang hanya muncul sepekan setelah lebaran.

Kupat jembut hadir memeriahkan perayaan syawalan. Diawali dengan pesta petasan sejak selepas Salat Subuh, bocah-bocah kampung Jaten Cilik biasanya langsung keluar rumah, dan berebut ketupat berisi sayuran. 

Beberapa bocah yang terlambat bangun, rela berlarian demi mendapatkan ketupat yang telah melegenda di Semarang itu. Tak kurang 250 anak berebut 100 ketupat yang digantungkan di rumah-rumah warga.


Menurut Alim, salah satu bocah, ketupat jembut berbeda dengan ketupat lebaran. Rasanya lebih enak karena sudah diberi bumbu saat memasak.

"Enggak usah repot-repot pakai kuah, krecek, opor. Ini kan udah ada sayurannya," kata Alim, bocah sembilan tahun ini, Kamis (14/7/2016). 

Menurut Munawir, salah satu warga, perayaan Syawal tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Meski dilarang membunyikan petasan, warga membulatkan hati menggelar pesta petasan dan kembang api. Tentunya berukuran kecil.Tradisi Syawalan dengan bagi-bagi kupat jembut itu ternyata menjadi semacam magnet bagi diaspora kampung Jaten Cilik. Warga perantau makin banyak yang menyempatkan diri sekadar mengikuti tradisi ini. 

"Kangen. Ingat masa kecil saya," kata Achmad, warga Jaten Cilik yang merantau di Jakarta. 

Selain membagikan kupat jembut, disebar pula lembaran rupiah saat acara berlangsung. Bocah-bocah itu ada yang mendapatkan Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu.

"Kami memaknai pembagian kupat jembut sebagai sedekah sekaligus penyempurna ibadah puasa yang sudah dijalani selama 30 hari. Dan juga puasa Syawal selama enam hari," kata Munawir.


Penamaan kupat jembut sendiri sampai saat ini belum jelas asal usulnya. Namun, warga meyakini bahwa penamaan itu disebabkan tampilan ketupat yang diisi sayuran. Salah satunya tauge yang menyerupai rambut kemaluan.
Sumber: Liputan6.com


YUK JALAN-JALAN KESEMARANG, ASYIK DAN KULINERNYA MENAWAN


PART 1
kayaknya sebelumnya perlu tahu dulu sejarah kota semarang
Abad 8-15 M\
Di daerah pesisir utara Jawa Tengah yg bernama Bergota/Plagota/Pergota ada sebuah pulau kecil bernama PULAU TIRANG ( Sekarang menjadi bagian dari bukit Bergota). Merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Pelabuhan Pergota merupakan pelabuhan yang ramai pda saat itu, lokasinya diperkirakan pada daerah Pasar Bulu sekarang memanjang sampai kaki bukit Bergota dan masuk ke Kali Semarang sampai Pelabuhan Simongan. Pada abad tersebut daerah tersebut masih merupakan daerah pantai dengan kepulauan yang kecil2. Sekarang pulau kecil2 tersebut sedah menyatu dengan daratan akibat pengendapan. Bahkan Kota Semarang Bawah yang dikenal saat ini dahulunya adalah laut, terbentuk daratan akibat dari pengendapan tersebut.

tambahan lagi sejarah semarang dari sumber berita tionghoa yang terdapat di klenteng sam po kong di semarang. sumber berita (kronik) ini ditemukan oleh residen poortman pada tahun 1928 pada waktu menggeledah klenteng sam po kong terkait dengan pemberontakan komunis di hindia belanda. temuan ini tidak dipublikasikan karena mengandung hal yang sangat sensitif. saya ambil yang ada hubungannya dengan sejarah kota semarang :

1413
Armada Tiongkok dinasti Ming selama satu bulan singgah di Bergota (nama Semarang dahulu) untuk perbaikan kapal-kapal. Mereka juga mendirikan masjid . Laksamana Sam Po Bo (Cheng Ho), Ma Huan dan Fe Tsin bersembahyang disini. Lalu pada tahun2 berikutnya agama Islam yang dibawa pendatang dari Tiongkok berkembang pesat. Para pendatang dari Tiongkok ini kemudian banyak yang menetap. mereka membawa teknologi baru tentang pembuatan kapal dan senjata mesiu. Di Bergota (Semarang) didirikan galangan kapal yang sangat besar pada masa itu, juga pabrik mesiu yang memproduksi mercon dan meriam.

1433
saat Laksamana Cheng Ho wafat di masjid Bergota diadakan shalat gaib.

1450-1475
dikarenakan Tiongkok/dinasti Ming sudah sangat merosot, ekspedisi pun di hentikan. Dan dikarenakan tidak adanya lagi orang2 muslim Tionghoa yang datang, masyarakat penetap Tionghoa dan keturunan Tionghoa muslim menjadi merosot. Masjid Laksamana Cheng Ho di Bergota (Semarang) berubah menjadi Klenteng Sam Po Kong. Jadi dapat disimpulkan bahwa Sam Po Kong bukan hanya petilasan tempat mendaratnya Cheng Ho, namun pernah didirikan masjid disana.

1474
Raden Patah (Panembahan Jimbun) dan Raden Kusen singgah di Bergota. Raden Patah menangis melihat masjid Sam Po Bo menjadi Klenteng. dan berjanji akan membuat masjid di daerah tersebut yang selamanya akan tetap masjid.

1475
Raden Patah dianugrahi wilayah di sebelah timur Semarang di kaki gunung Muria oleh Sunan Ampel dan mendirikan kerajaan Islam Demak.

1477
Raden Patah merebut Bergota (Semarang) dengan tentara Islam Demak yang hanya sebesar 1000 orang. Raden Patah mendahului ke Klenteng Sam Po Kong dan melindungi dari segala gangguan. Raden Patah tidak membunuh orang2 Tionghoa bekas Islam di Semarang, karena membutuhkan keahlian teknis mereka, terutama di bidang perkapalan. Dan orang Tionghoa bukan Islam di Semarang berjanji akan tunduk pada Demak.

1478
Raden Kusen menjadi penguasa di wilayah Semarang dan membuka kembali pengergajian kayu jati dan galangan kapal yang dahulu dirintis oleh Laksamana Cheng Ho. Raden Kusen juga bertugas untuk membangun daerah Bergota menjadi bandar yang besar.

1481
Para pekerja galangan kapal di Semarang dikerahkan untuk membantu pembangunan masjid Agung Demak. Saka guru tiang masjid dikonstruksi menurut tiang kapal yang kuat dan kokoh, yaitu terdiri dari potongan2 kayu (tatal) yang disatukan.

1509
Sultan Yunus (Pangeran Sabrang lor, Adipati Unus) putra dari Raden Patah mengunjungi galangan kapal di Semarang yang saat itu sedang gencar berproduksi dalam rangka menyerang Malaka. Tahun 1512 Malaka dikuasai oleh Portugis. Tahun 1521 Adipati Unus menyerang lagi namun gagal dan beliau tewas.

1529
Raden Kusen wafat. Jenasahnya diantarkan ke Demak. ikut serta seluruh penduduk Bergota mengantarkan, Islam dan bukan Islam.
Penguasa Bergota dijabat oleh Sunan Prawata.

1541
Dengan bantuan orang Tionghoa bukan islam di Bergota, Sunan Prawata menyelesaikan 1.000 kapal jung besar yag masing2 memuat 400 prajurit. Sultan Trenggana (ayah Prawata) akan memulai ekspedisi ke kepulauan Timur(Indonesia Timur). Orang2 Tionghoa bukan Islam di Bergota siang malam membanting tulang di galangan kapal.

1546
Sultan Trenggana wafat dalam ekspedisi di Kepulauan Timur, Sunan Prawata naik tahta di Demak. Arya Penangsang dari Jipang menyerbu Demak. Seluruh kota dan keraton Demak musnah, kecuali mesjid. sunan Prawata terdesak mundur dan bertahan di galangan kapal di Bergota. Tentara Jipang mengepung. Bergota di bumi hanguskan kecuali klenteng dan masjid. Termasuk juga galangan kapal dibakar sampai habis. Sunan Prawata tewas.

Sejarah kemudian mencatat Arya Penangsang kemudian dikalahkan oleh Jaka Tingkir (Sultan Hadiwijaya) dari Pajang. Kemudian Sultan Hadiwijaya setelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga menunjuk Raden Pandan Arang sebagai pengganti Sunan Prawata sebagai Bupati Asemarang.
Jadi jelas sudah Semarang dahulu merupakan pintu masuk Kerajaan Demak. Setelah merosotnya pelabuhan Tuban, Semarang menjadi pelabuhan pantai utara Jawa yang ramai.

Abad 15 M
Awal abad ke 15 M Laksamana Cheng Ho mendarat di Pelabuhan Simongan (Kali Semarang sekarang) Mendirikan masjid dan klenteng. Sekarang menjadi Klenteng Gedong Batu.
Akhir abad ke 15 M seorang dari kesultanan Demak bernama pangeran Made Pandan bersama putranya Raden Pandan Arang pergi ke pesisir utara bagian barat untuk mencari daerah baru . Sampai di Pulau Tirang beliau membuka hutan dan mendirikan pesantren dan menyiarkan agama Islam. Dari waktu ke waktu daerah itu semakin subur, dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan gelar atau nama daerah itu menjadi Semarang. 

2 Mei 1547
Setelah konsultasi dengan Sunan Kalijaga, Sultan Hadiwijaya dari Pajang mengangkat Pandan Arang sebagai Bupati pertama Semarang, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW , tgl 12 Rabiul Awal 954 H atau 2 Mei 1547. Bergelar Kyai Pandan arang.Tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi kota Semarang.

1650
Ladang tembakau pertama kali ditanam di daerah perbukitan Semarang dan sekitarnya.

1678
Amangkurat II dari Mataram, berjanji kepada VOC untuk memberikan Semarang sebagai pembayaran hutangnya, dia mengklaim daerah Priangan dan pajak dari pelabuhan pesisir sampai hutangnya lunas.

1682
Negara Bagian Semarang ditetapkan oleh Belanda

21 Agustus 1697
Sebuah kapal VOC karam di dekat Semarang
Nama \ : Bronstee
Tipe\ : Kat
Digunakan dari 1685 –21 agustus 1697 oleh VOC
Kapten\ : Jakob Barendsz Sonbeek

1704
Pangeran Puger melarikan diri dari Mataram di Kartasura ke Semarang mencari perlindungan VOC karena akan dibunuh oleh Amangkurat III yang cemburu akibat kekuasaan.
Pangeran Puger mendapatkan dukungan Cakraningrat II dari Madura dan membujuk VOC untuk menerima Puger sebagai Susuhunan Pakubuwono I. Pasukannya menaklukkan Demak.

1705
Amangkurat III mengirimkan utusan ke VOC di Semarang, tetapi terlambat karena VOC sudah terlanjur menerima Pangeran Puger. Kedua perwakilan dikirm ke Batavia secara bersamaan.

18 Maret 1705
VOC di Batavia menerima Pangeran Puger sebagai Susuhunan Pakubuwono I dan mengirim bala bantuan ke Semarang. Dengan pasukan gabungan dari VOC, Semarang dan Madura , Pakubuwono I menyerang Amangkurat III di Kartasura dan menang. 

19 Juni 1705
Susuhunan Pakubuwono I meresmikan kantor perwakilannya di Semarang

5 Oktober 1705
Susuhunan Pakubuwono I membuat perjanjian dengan VOC apabila membantu untuk merebut Kartasura, isi perjanjiannya antara lain menyerahkan Semarang kepada VOC sebagai pembayaran hutang Mataram, Madura Timur menjadi wilayah VOC, VOC mendapatkan hak istimewa perdagangan dan nelayan pribumi hanya melaut di wilayah terbatas.
Semarang resmi menjadi kota milik VOC.

1740
VOC di Batavia mulai memindahkan orang-orang Tionghoa ke Ceylon (Srilanka) atau afrika Selatan, beredar desas desus bahwa orang-orang Tionghoa tersebut dibantai ditengah lautan. Para pemukim Tionghoa memberontak. Sebagai balasan di Batavia terjadi kerusuhan Anti-Tionghoa, 10.000 penduduk Tionghoa tewas dan daerah Pecinan dibakar habis.

1741
Para pelarian Tionghoa dari Batavia dibantu pribumi menyerang benteng VOC di Semarang dan Rembang. Di Rembang semua personil VOC yang tersisa dan tidak sempat melarikan diri dibunuh.
Atas pengaruh Patih Natakusuma, Pakubuwana II berpihak pada pemberontak pribumi dan Tionghoa, mengerahkan pasukan sejumlah 20.000 pribumi dan 3500 Tionghoa 30 senapan untuk mengepung Semarang.
Perlawanan VOC di Kartasura dapat dihancurkan. Cakraningrat IV dari Madura menawarkan bantuan. VOC mengerahkan bantuan ke Semarang dan berhasil memadamkan pemberontakan.
atas rekomendasi Van Imhoff, Gubernur Jendral VOC saat itu Adriaan Valckenier dibebas tugaskan dan diganti oleh Johannes Thedens.
Pasukan Mataram dan pemberontak Tionghoa menyerang kota-kota pesisir utara, tetapi pengepungan kota Semarang tidak berhasil.

1749
VOC menetapkan Bupati sebagai kepala pemerintahan orang – orang pribumi di Semarang. 

13 Juli 1753
Pembangunan Gereja Protestan pertama di Semarang (Gereja Blenduk)

1754
Jalur Pos pertama antara Semarang – Batavia, Cheribon dan Tegal.

1772
Pembangunan Kelenteng Tay Kak Sie di Jalan Lombok

1810
Pembukaan Perusahaan Jalur Pos Regular yang menggunakan kuda, dipimpin oleh Direktur Kantor Pos dan Jalan Raya.

1814
Lahirnya Raden Saleh Sarief Bustaman ( dikenal sebagai Raden Saleh Danoediredjoe). Seniman pribumi pertama yang melukis gaya barat.

29 Mei 1827
Kota Semarang mendapatkan lambang kota (banner) 

..::## SEMARANG INSIDE ##::.. (ada apa aja sih di Semarang) ..::## SEMARANG INSIDE ##::.. (ada apa aja sih di Semarang)

lambang kota Semarang sekarang :

..::## SEMARANG INSIDE ##::.. (ada apa aja sih di Semarang)

1857
Pembukaan kantor telegram tujuan Batavia-Semarang-Ambarawa-Soerabaja

17-18 Agustus 1860
Pemberontakan di Württembergse Kazerne (barak) di Jalan Djoernatan. Pelakunya pada dasarnya tentara KNIL berbangsa Swiss. 4 orang tewas dan 15 terluka. Setelah pemberontakan kurang lebih 35 tentara digantung di alun-alun.

1862
Tiang (Kotak) surat pertama ada di Semarang.

1881
Peresmian N.V. Semarang- Joana Stoomtram Maatscappij (SJS), perusahaan kereta api yang menghubungkan antara Semarang - Demak, Koedoes, Joana (Juwana ), Rembang and Lasem.
Pembukaan jalur telepon lokal (dalam kota)
Peresmian N.V.Semarang-Cheribon Stoomtram Maatscappij (SCS) (Semarang-Cheribon Steam-Tram Company). Jalur kereta api yang menghubungkan Semarang - Kendal, Tegal, Pekalongan and Cheribon. Juga disebut Suikerlijn (Jalur Gula). 
Stasiunnya sekarang menjadi stasiun Poncol.

1894
Hubungan telepon ke Batavia-Semarang-Surabaja dibuka
Jalur kereta api pertama antara Batavia-Semarang-Surabaja

1906
Stanblat Nomor 120 tahun 1906 dibentuk Pemerintah Gemeente. Pemerintah kota besar ini dikepalai oleh seorang Burgemeester (Walikota). Sistem Pemerintahan ini dipegang oleh orang-orang Belanda

1907
Pembangunan NIS Building (Nederlandsch Indishe Spoorweg Maatschappij), Kantor Jawatan Kereta Api atau
sekarang dikenal sebagai Lawang Sewu

1916
Walikota pertama Semarang, Ir.D de Iongh (sampai 1927)

21 Juni 1911
"St Aloysius Broeder School" didirikan di Gedangan .

1919
Perwakilan terpilih pertama dari pribumi di Balaikota. Bp Kasan, Semaoen dan Sanjoto dari “Sarekat Islam”.

1920
Dibawah pengaruh pemerintah Kolonial Belanda, PKI (Partai Komunis Indonesia) dideklarasikan di Semarang.
Semarang saat itu mnedapat julukan "Kota Merah"

1927
Walikota A Bachus dan HE Boissevain sampai maret 1942
Alderman pertama Semarang : Cohen, schuling, slamet dan Tan Tiong Khing.

1928
Penerbangan pertama dari KNILM ("Konigklijke Nederlands-Indische Luchtvaartmaatschappij"), dari Batavia-Semarang di Lapangan Udara Simongan.

1929
Penerbangan pertama KNILM Soerabaja-Semarang di Lapangan Udara Simongan

1930
Penerbangan pertama KNILM Bandung-Semarang di Lapangan Udara Simongan

1942
Semarang dikuasai Jepang. Pada masa Jepang terbentuklah pemerintah daerah Semarang yang di kepalai Militer (Shico) dari Jepang. Didampingi oleh dua orang wakil (Fuku Shico) yang masing-masing dari Jepang dan seorang bangsa Indonesia.

14 –19 Oktober 1945
Dikenal dengan Pertempuran Lima Hari di Semarang melawan Jepang yang menolak menyerahkan senjata kepada rakyat Indonesia. 

1945
Walikota pribumi pertama, Moch.lchsan (sampai 1949)

1949
Walikota Koesoebiyono (1949 - 1 Juli 1951)

Februari 1950
Kekuasaan diberikan ke komandan KMKB Semarang

1 April 1950
Mayor Suhadi, Komandan KMKB menyerahkan kepala pemerintahan Semarang kepada Koesoedibyono, pegawai tinggi di Kementrian Dalam Negeri di Jogjakarta.

Walikota Semarang setelah kemerdekaan :
1.\ RM. Hadisoebeno Sosrowardoyo ( 1 Juli 1951 - 1 Januari 1958) 
2.\ 4. Mr. Abdulmadjid Djojoadiningrat ( 7Januari 1958 - 1 Januari 1960) 
3.\ 5. RM Soebagyono Tjondrokoesoemo ( 1 Januari 1961 - 26 April 1964) 
4.\ 6. Mr. Wuryanto ( 25 April 1964 - 1 September 1966) 
5.\ 7. Letkol. Soeparno ( 1 September 1966 - 6 Maret 1967) 
6.\ 8. Letkol. R.Warsito Soegiarto ( 6 Maret 1967 - 2 Januari 1973) 
7.\ 9. Kolonel Hadijanto ( 2Januari 1973 - 15 Januari 1980) 
8.\ 10. Kol. H. Imam Soeparto Tjakrajoeda SH ( 15 Januari 1900 - 19 Januari 1990) 
9.\ 11. Kolonel H.Soetrisno Suharto ( 19Januari 1990 - 19 Januari 2000) 
10.\ 12. H. Sukawi Sutarip SH. ( 19 Januari 2000 - sekarang )

Penguasa Semarang :
Dibawah Pajang dan Mataram
1. Pangeran Kanoman atau Pandan Arang III (1553-1586)
2. Mas R.Tumenggung Tambi (1657-1659)
3. Mas Tumenggung Wongsorejo (1659 - 1666)
4. Mas Tumenggung Prawiroprojo (1666-1670)
5. Mas Tumenggung Alap-alap (1670-1674)
6. Kyai Mertonoyo, Kyai Tumenggung Yudonegoro atau Kyai Adipati Suromenggolo (1674 -1701)
Dibawah VOC :
7. Raden Martoyudo atau Raden Sumimngrat (1743-1751)
8. Marmowijoyo atau Sumowijoyo atau Sumonegoro atau Surohadmienggolo (1751-1773)
9. Surohadimenggolo IV (1773-?)
10. Adipati Surohadimenggolo V atau kanjeng Terboyo (?)
Pemerintahan Hindia Belanda :
11. Raden Tumenggung Surohadiningrat (?-1841)
12. Putro Surohadimenggolo (1841-1855)
13. Mas Ngabehi Reksonegoro (1855-1860)
14. RTP Suryokusurno (1860-1887)
15. RTP Reksodirjo (1887-1891)
16. RMTA Purbaningrat (1891-?)
17. Raden Cokrodipuro (?-1927)
18. RM Soebiyono (1897-1927)
19. RM Amin Suyitno (1927-1942)
20. RMAA Sukarman Mertohadinegoro (1942-1945)
Pemerintahan Republik Indonesia :
21. R. Soediyono Taruna Kusumo (1945-1945), hanya berlangsung satu bulan
22. M. Soemardjito Priyohadisubroto (tahun 1946)
Pemerintahan RIS :
23. RM.Condronegoro hingga tahun 1949 
Setelah Pengakuan Kedaulatan :
24. M. Sumardjito (1946-1952) 
25. R. Oetoyo Koesoemo (1952-1956).
tambahan lagi sejarah semarang dari sumber berita tionghoa yang terdapat di klenteng sam po kong di semarang. sumber berita (kronik) ini ditemukan oleh residen poortman pada tahun 1928 pada waktu menggeledah klenteng sam po kong terkait dengan pemberontakan komunis di hindia belanda. temuan ini tidak dipublikasikan karena mengandung hal yang sangat sensitif. saya ambil yang ada hubungannya dengan sejarah kota semarang :




Ingin Punya Istri Pasangan Cantik Biaya Murah Ya Hanya Di Kampung Cinta Adanya.. Yuuuk



Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng. Beberapa daerah di Subang, Jawa Barat menjadi incaran para pria iseng. Orang menyebut sebagai Kampung Cinta. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Meski jaraknya cukup jauh dari Jakarta, para pejabat kelas bawah sampai atas bisa memiliki istri dan anak dengan biaya murah. Lalu mereka bisa ditinggal kapan saja apabila sudah bosan. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Salah satu pemukiman di sebuah desa yang masuk wilayah Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat, sepintas terlihat normal, pada Sabtu (24/1) sore lalu. Rumah-rumah berderet dengan beberapa perempuan duduk di depan rumah. Mereka berbincang sambil memberi makan anaknya. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Sederet anak kecil bermain di jalan selebar satu mobil. Ada lagi segerombol ibu-ibu yang tertawa-tawa di depan warung. Damai memang, tapi sebenarnya wilayah ini merupakan kampung incaran para pria iseng dari Jakarta. Seorang lelaki berkulit hitam dan kurus menyapa kami di depan rumah. Dia agak lelah, baru pulang mengerjakan sawah milik bosnya. Ada juga seorang Ibu yang mengumbar senyum. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Di dalam rumah, EJ (27), anak mereka, menyapa kami dengan ramah. ia mempersilakan kami duduk di ruang tamu yang ada di bagian belakang. Sementara kami berbincang, ayahnya menerima tamu di ruang tamu di dekat pintu rumah. UNY kemudian menjadi perantara Warta Kota untuk mencoba kemolekan EJ. Dia berwajah cantik dengan hidung mancung, tapi agak gemuk. Tak lama EJ akrab dengan Warta Kota. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Sebuah kamar bercat biru besar milik EJ menghabiskan lebih dari separuh ruangan. Di dindingnya berderet foto-foto. Ada foto mantan suami keduanya dengan seragam militer, ada pula foto anaknya yang memakai seragam taman kanak-kanak. Televisi ia letakkan di atas rak plastik. Meja rias berdiri di sampingnya. Beberapa rak kecil memenuhi sudut lain. Kamar itu penuh sesak. Terlalu penuh barang. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Dia bercerai dua kali dan memiliki satu anak dari suami keduanya. Suami keduanya seorang anggota TNI yang dinas di Jakarta. Sejak ditinggal suami keduanya, EJ lebih terbuka dengan semua laki-laki.  Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Dia siap menikah apabila ada yang tertarik. Bahkan ia mau membiarkan lelaki menginap di rumahnya asalkan lelaki itu sudah datang berulang kali. “Saya juga butuh soalnya,” kata EJ kepada Warta Kota. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Sementara EJ mencari suami baru yang siap menafkahi, di Kampung lainnya, IS (28) sedang bingung. Sudah satu tahun suaminya tak datang berkunjung. Uang nafkah Rp 1 juta per bulan pun berhenti. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Ponsel suaminya juga tak lagi bisa dihubungi, dan IS tak tahu dimana rumah suaminya di Jakarta. Padahal dia sudah punya anak berusia dua tahun dari lelaki tadi. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Suami siri IS, menurut dia anggota Polri berpangkat bintara yang dinas di Jakarta. Usianya kini sudah 50 tahun. IS Istri kedua yang dinikahi secara siri. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng"Biasanya abang datang satu atau dua kali setiap bulan. Setiap ke sini ia memakai mobil jenis Starlet atau Taft, menggantungkan seragam polisi di belakang mobilnya. Selama dua tahun ini, abang melakukan banyak hal. Dia membetulkan rumah milik keluarga IS. Mulai dari memasang keramik sampai memodali sebuah warung kelontong untuk IS berjualan," ujarnya. Warung itu persis berada di depan rumahnya. Bagi IS ini keuntungan luar biasa. Sebab keluarganya tak lagi punya sawah. Ayah IS kini mengerjakan sawah milik orang. Kampung Cinta : Kampung Incaran Pria-pria Iseng Di Kampung ini, bukan cuma IS yang menikah siri dengan pria asal Jakarta. TT (32), wanita lain juga kawin siri dengan pengacara asal Jakarta. Tapi nasib TT lebih beruntung, karena suami sirinya bernama Edu masih rutin datang atau rutin mengirim uang setiap bulan.(Theo Yonathan Simon Laturiuw/Harian Warta Kota) 
foto:ilustrasi aja


SETELAH 7 BULAN BARU TAHU KALO SUAMINYA SEORANG PEREMPUAN, WADUUUH PAYAH NIH


Boyolali- Heniyati warga Desa Pengkol, Karanggede, Boyolali, tak menyangka kalau suaminya M Efendi S, ternyata berjenis kelamin perempuan.
Padahal usia pernikahan mereka sudah tujuh bulan. Namun, baru ketahuan pada Mei 2016.
Terungkapnya jenis kelamin sang suami, bermula dari kecurigaan Heniyati yang tak mendapatkan nafkah batin sejak menikah pada Oktober 2015.
Suaminya selalu menolak tiap kali wanita berusia 25 tahun tersebut mengajak berhubungan intim.
Karena curiga, Heniyati kemudian memeriksa dompet suaminya. Ternyata di situ terdapat KTP atas nama Suwarti dan berjenis kelamin perempuan.
Itu membuatnya seperti tersambar petir di siang bolong. Heniyati kemudian mengadu kepada keluarganya.
Efendi alias Suwarti kemudian diinterogasi oleh keluarganya. Di situ Efendi tak bisa lagi berbohong kalau dia sebenarnya berjenis kelamin perempuan.

Kasus itu lantas dilaporkan ke Polres Boyolali. Dari penyidikan polisi, Efendi diketahui bernama asli Suwarti, warga Dukuh Ngablak RT 14 RW 03, Desa Tanjung, Kecamatan Klego. Jenis kelaminnya perempuan.
Kini, Suwarti sudah ditangkap pihak Polres Boyolali, setelah Heniyati melaporkan kasus pemalsuan identitas itu, Rabu (13/7/2016).
Hal ini diungkapkan Kapolres Boyolali AKBP M Agung Suyono melalui Kasatreskrim AKP M Kariri.
“Tersangka sudah kami tahan bersama barang bukti antara lain buku nikah dan KTP asli tersangka,” lanjut Kasatreskrim Polres Boyolali AKP M Kariri kepada Joglosemar, Kamis (14/7/2016).
Saat ini tersangka masih ditahan dan dilakukan pemeriksaan mendalam untuk mengungkap motif kasus ini.(*)


sumber : tribunnews


TONTONAN AKAN PENGARUHI SEBAGIAN PERILAKU ANAK, AYO SUGUHI TONTONAN POSITIF...


ANDA MASIH RAGU TONTONAN MEMPENGARUHI SIKAP DAN PIKIRAN ANAK ANDA??
Pada saat Saya sedang menemani anak-anak menonton Video Anak Muslim di Laptop, tiba-tiba anak Saya Airil pun berkomentar :
"Yah.., mas Ai ganti nama aja jadi Daud ya..", Pintanya..,
"Dia kan jago yah, pake ketapel doang raksasanya kalah.." Lanjutnya lagi..
"Mas Ai kan Muhammad Noorcalypha Airilbasyar.., jago juga mas..", Jawabku..
"Emang kalo Muhammad jago yah.." Tanyanya lagi..
"Iya.., Muhammad mah jago mas..", jawabku meyakinkannya..
"Emang Muhammad jago ngapain yah?" Tanyanya lagi ngga berenti..
"Muhammad itu jago mas.., Dia punya Al-qur'an.., kalo di bacain setan kepanasan, bisa kebakar.."jawabku berusaha menjelaskan..
"Kalo gitu mas Ai nanti bawa Al-qur'an, mas Ai taro tas, trus pas ada setan.., ciat.., ciatt, setannya lari dech.."ceritanya seru..
"Al-qur'annya bukan di taro tas mas.., tapi di apalin.., jadi kalo mas Ai ketemu setan tinggal di bacain Al-qur'an kabuur deh setannya.." Kataku menjelaskan..
"Ya udah kalo gitu mas Ai apalin trus pas ada setan mas Ai bacain aja Audzubillahiwuwuswswsss-#*?!! Huss.., kabur deh setannya.." Makin seru dengan gaya khasnya..
"Iya.., makanya mas Ai apalin ya.."kataku..
Iya yah..
Apakah Anda terbayang apa yg ada dipikiran anak ketika nonton sinetron remaja, adegan perkelahian, jagoan2 fiktif?
AYOO PERBARUI TONTONAN Anak Anda..
Mendidik Anak Dengan Cara Yang MENYENANGKAN, agar mudah masuk ke dalam cara berpikir Anak.


 
blogku yang apa adanya... semoga bermanfaat