Makanan Olahan sekarang semakin byak ragam jenisnya yang dikeluarkan oleh banyak pabrikan. mari kita kaji mendalam bagaimana resiko dan apa sih makan olahan itu dan dampak pada kesehatan kita
Apa itu makanan olahan?
Makanan olahan
merupakan jenis makanan yang diproses dan dikemas, yang dapat disajikan
dan dimakan secara langsung. Selain itu, ciri lain dari makanan olahan
dapat pula dilihat dari kemasannya. Jika makanan yang Anda peroleh dari
dalam kotak, kantong, kaleng atau pun toples, serta makanan yang telah
dibekukan, didinginkan dan melalui proses dehidrasi dan aspetic dengan
daftar bahan baku pada label kemasannya, maka makanan mau pun minuman
tersebut termasuk makanan olahan.
Karena makanan olahan telah
menjadi budaya di masyarakat, Anda perlu mengetahui apa pengaruh buruk
makanan olahan terhadap kesehatan. Dengan demikian, Anda pun bisa lebih
memperhatikan asupan makanan Anda setiap hari.
Beberapa bahaya yang tersimpan dalam makanan olahan, antara lain:
1.
Bahaya kanker, karena kandungan bahan kimia sintetis di dalam makanan
olahan, terutama pada olahan daging seperti daging bologna atau daging
sosis olahan yang dapat meningkatkan risiko menderita penyakit kanker
pankreas.
2. Obesitas, karena adanya kandungan gula, lemak dan
garam yang tinggi serta rendahnya kandungan nutrisi dan serat dalam
makanan olahan.
3. Penyakit jantung, yang berasal dari makanan
olahan yang mengandung lemak trans, jenis lemak berbahaya yang
meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dan merusak HDL atau
kolesterol yang baik.
Selain itu, efek samping dari konsumsi makanan olahan, antara lain:
1.
Indera perasa alami Anda menjadi tidak sensitif lagi terhadap makanan
alami, sehingga bila Anda mengonsumsi makanan alami, akan terasa hambar
di lidah dan cenderung ingin menambahkan garam dan gula. Ini karena
lidah Anda telah terbiasa dengan rasa yang kuat pada makanan olahan.
2.
Makanan olahan juga menambahkan bahan-bahan organ dalam hewan yang
sudah dihaluskan tanpa diketahui untuk penambah rasa. Sehingga dapat
menambah kandungan berbahaya bagi tubuh.
3. Ada tambahan vitamin
dan mineral sintetis yang diberikan untuk menggantikan kekurangan
vitamin dan mineral akibat proses olahan.
4. Makanan olahan juga meningkatkan risiko penyakit diabetes dan penyakit hati.
Setelah
mengetahui bahaya dari makanan olahan, apakah Anda masih tertarik untuk
mengonsumsinya? Makanan alami seperti sayuran dan buah-buahan segar
memiliki banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Jadi tunggu apalagi?
Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan segar untuk menjaga kesehatan
tubuh Anda!
Ditinjau oleh: dr. Rahajeng. A.P
Sumber: http://meetdoctor.com/

No comments:
Post a Comment